Last Days - Cerita Lengkap

Layar Bioskop
⏱️ 4 menit membaca

ACT 1 (Setup)

Film dimulai dengan pemandangan hutan yang luas dan sunyi di atas Seattle. Blake, seorang musisi rock terkenal namun terisolasi, terlihat mengembara tanpa tujuan di hutan. Pakaiannya lusuh, rambutnya panjang dan kusut menutupi sebagian wajahnya. Ia berbicara sendiri, bergumam tidak jelas tentang sesuatu yang tidak bisa dipahami. Rumah besar yang ia tinggali, yang tampak lebih seperti rumah pertanian yang ditinggalkan, terlihat dari kejauhan. Rumah itu dipenuhi dengan gitar, amplifier, dan peralatan musik lainnya, namun semuanya tampak berantakan dan jarang digunakan.

Blake memasuki rumah dan menemukan dua temannya, Luke dan Scott, sedang sarapan. Atmosfer di rumah itu tegang. Luke dan Scott mencoba berkomunikasi dengan Blake, menanyakan kabarnya dan menawarkan makanan, namun Blake hanya menjawab dengan gumaman dan bahasa tubuh yang menunjukkan ketidakpedulian. Ia tampak tidak menyadari kehadiran mereka sepenuhnya. Mereka membahas tentang kontrak yang harus ditandatangani Blake untuk album baru, tetapi Blake menghindar dan pergi ke kamarnya.

Di kamarnya, Blake mengambil gitar dan mulai bermain dengan nada-nada sumbang dan tidak teratur. Ia tampak tenggelam dalam dunianya sendiri, mengabaikan segala sesuatu di sekitarnya. Sementara itu, di luar, seorang detektif swasta bernama Tom mendekati rumah. Ia disewa oleh seseorang untuk menemukan Blake dan memastikan ia menandatangani kontrak tersebut. Tom mengamati rumah dari kejauhan, merasa ragu untuk mendekat.

Beberapa adegan menunjukkan Blake berjalan tanpa tujuan di sekitar rumah, kadang mengenakan gaun wanita, kadang hanya dengan pakaian dalam. Ia makan mie instan langsung dari bungkusnya, berbaring di lantai, dan membakar sesuatu di perapian. Ia tampak semakin terasing dari dunia luar dan dari dirinya sendiri. Luke dan Scott semakin khawatir dengan kondisi Blake dan mencoba membujuknya untuk pergi ke dokter atau setidaknya berbicara dengan seseorang. Namun, Blake menolak semua tawaran mereka.

ACT 2 (Conflict)

Seorang tamu bernama Asia tiba di rumah. Ia tampaknya mengenal Blake dan mencoba berbicara dengannya tentang masalahnya. Asia mencoba mendekati Blake dengan sabar dan pengertian, tetapi Blake tetap tidak responsif. Ia terus mengisolasi diri dan tenggelam dalam dunianya sendiri. Asia merasa frustrasi dan akhirnya pergi.

Detektif Tom akhirnya memutuskan untuk mendekati rumah. Ia mengetuk pintu dan berbicara dengan Luke dan Scott. Mereka menjelaskan situasi Blake kepadanya dan mengatakan bahwa mereka tidak yakin bagaimana cara membantunya. Tom mencoba berbicara dengan Blake secara langsung, tetapi Blake mengabaikannya dan terus berjalan melewatinya. Tom menyadari bahwa mendekati Blake secara langsung tidak akan berhasil.

Blake terlihat berenang di kolam renang yang kotor dan terbengkalai. Ia berenang dengan pakaian lengkap, tampak seperti berusaha membersihkan diri dari sesuatu yang tidak terlihat. Setelah berenang, ia kembali ke rumah dan melanjutkan perilakunya yang aneh dan tidak menentu.

Luke dan Scott semakin frustrasi dengan situasi tersebut. Mereka menyadari bahwa mereka tidak dapat membantu Blake dan bahwa ia mungkin membutuhkan bantuan profesional. Mereka berdebat tentang apa yang harus dilakukan, tetapi tidak ada yang tahu jawaban pastinya. Mereka merasa bertanggung jawab atas Blake, tetapi juga merasa tidak berdaya untuk mengubah keadaannya.

Seorang perwakilan dari perusahaan rekaman datang ke rumah untuk menemui Blake. Ia membawa kontrak yang harus ditandatangani dan mencoba membujuk Blake untuk setuju. Namun, Blake tidak tertarik dan mengabaikan perwakilan tersebut. Perwakilan tersebut merasa marah dan frustrasi, dan akhirnya pergi dengan tangan kosong.

ACT 3 (Climax)

Blake semakin menarik diri dari dunia nyata. Ia menghabiskan sebagian besar waktunya sendirian di kamarnya, bermain gitar dengan nada-nada sumbang dan tidak teratur. Ia berhenti makan dan minum, dan kondisinya semakin memburuk. Ia terlihat semakin kurus dan pucat, dan perilakunya semakin aneh dan tidak menentu.

Suatu malam, Blake menyalakan api unggun di halaman belakang rumah. Ia duduk di dekat api, menatapnya dengan tatapan kosong. Luke dan Scott khawatir dengan tindakannya dan mencoba memadamkan api, tetapi Blake menghalangi mereka. Ia tampak marah dan putus asa, dan mereka takut bahwa ia akan menyakiti dirinya sendiri atau orang lain.

Blake mengambil sebotol bensin dan menuangkannya ke tubuhnya. Luke dan Scott mencoba menghentikannya, tetapi mereka terlambat. Blake menyalakan korek api dan membakar dirinya sendiri.

ACT 4 (Resolution)

Luke dan Scott berteriak minta tolong dan mencoba memadamkan api, tetapi api terlalu besar dan panas. Blake terbakar hidup-hidup di halaman belakang rumah. Film berakhir dengan pemandangan rumah yang terbakar dan suara sirene ambulans mendekat. Kematian Blake meninggalkan kesedihan dan kebingungan bagi teman-temannya dan orang-orang yang mengenalnya. Film ini berakhir dengan perasaan kehilangan dan penyesalan. Tom detektif swasta tersebut hanya bisa memandang dari kejauhan, menyesali ketidakmampuannya untuk membantu.

Artikel ini membantu Anda memahami film lebih dalam.

📖 Lihat Selengkapnya