귀시 - Penjelasan Akhir
Ending film 귀시 (Gwishi) meninggalkan penonton dengan perasaan ambigu dan tidak pasti, menggarisbawahi tema trauma, ingatan yang ditekan, dan konsekuensi dari perbuatan di masa lalu.
Pada klimaks film, identitas hantu yang meneror para siswa perlahan terungkap sebagai arwah dari seorang siswi yang dulu menjadi korban bullying dan kekerasan di sekolah tersebut. Siswi ini, yang mungkin telah bunuh diri atau meninggal akibat perlakuan buruk, mencari balas dendam atas penderitaannya.
Adapun nasib karakter utama, yaitu Yoon Mi-rae, tidak sepenuhnya jelas. Setelah menghadapi teror hantu dan menghadapi rahasia gelap sekolah, Mi-rae tampaknya berhasil melepaskan diri dari pengaruh hantu tersebut. Namun, akhir film menunjukkan adanya kemungkinan bahwa trauma yang dialaminya akan terus menghantuinya. Ekspresi wajah Mi-rae yang penuh dengan kekhawatiran dan kesedihan, meskipun ia telah selamat, mengindikasikan bahwa luka batinnya belum sembuh.
Interpretasi yang mungkin adalah bahwa Mi-rae, sebagai perwakilan dari generasi muda yang terpapar dengan kekerasan dan bullying, akan selalu membawa bekas luka dari pengalaman tersebut. Hantu dalam film bisa diartikan sebagai metafora dari trauma kolektif dan rasa bersalah yang menghantui para pelaku dan saksi kekerasan.
Ending film juga menyiratkan bahwa siklus kekerasan dan balas dendam mungkin akan terus berlanjut jika akar masalah, yaitu bullying dan ketidakpedulian, tidak ditangani secara serius. Kembalinya Mi-rae ke sekolah, meskipun dengan harapan untuk memulai hidup baru, diiringi oleh atmosfer yang tetap suram, menandakan bahwa bayang-bayang masa lalu masih mengintai.
Salah satu elemen ambigu dalam ending adalah apakah Mi-rae benar-benar terbebas dari pengaruh hantu atau hanya mengalami penangguhan sementara. Beberapa interpretasi menunjukkan bahwa ia mungkin telah menyerap sebagian dari energi hantu tersebut, menjadikannya semacam pembawa pesan atau saksi abadi dari penderitaan yang terjadi di sekolah.
Secara keseluruhan, ending 귀시 tidak menawarkan resolusi yang mudah atau bahagia. Film ini lebih memilih untuk meninggalkan penonton dengan pertanyaan tentang ingatan, keadilan, dan kemampuan untuk melarikan diri dari hantu masa lalu. Kekaburan dan ketidakpastian ini memperkuat tema sentral film tentang dampak abadi dari trauma dan pentingnya menghadapi kebenaran yang tidak menyenangkan.
Artikel ini membantu Anda memahami film lebih dalam.