Trump's Power & the Rule of Law - Cerita Lengkap
Trump's Power & the Rule of Law
ACT 1 (Setup)
Film ini dibuka dengan serangkaian cuplikan berita dan pidato Donald Trump, menampilkan karakternya yang blak-blakan, gaya kepemimpinan yang kontroversial, dan meningkatnya polarisasi politik di Amerika Serikat. Narasi dimulai dengan menyoroti perjalanan Trump dari seorang pengusaha real estate dan bintang televisi menjadi kandidat presiden yang tidak terduga. Kekuatan magnetisnya dengan basis pendukung tertentu segera menjadi jelas, tetapi juga perpecahan mendalam yang dia sebabkan di seluruh spektrum politik. Film ini kemudian memperkenalkan konsep aturan hukum, menjabarkan prinsip-prinsip inti kesetaraan di bawah hukum, akuntabilitas, dan pemisahan kekuasaan. Para ahli hukum dan akademisi diwawancarai, menjelaskan bagaimana aturan hukum menjadi fondasi demokrasi Amerika dan bagaimana prinsip ini bisa terancam oleh tindakan atau wacana politik. Fokus beralih ke pemilihan presiden tahun 2016, dengan narasi yang menunjukkan bagaimana Trump memanfaatkan ketidakpuasan dan kekhawatiran ekonomi di antara pemilih, mengalahkan perkiraan sebagian besar jajak pendapat dan pakar politik. Masa-masa awal kepresidenannya ditandai dengan kontroversi, termasuk larangan perjalanan yang menargetkan beberapa negara mayoritas Muslim, yang segera menghadapi tantangan hukum yang signifikan. Film ini mengeksplorasi bagaimana tindakan eksekutif ini dilihat oleh banyak orang sebagai ujian terhadap aturan hukum, dengan pengadilan yang ditugaskan untuk menilai konstitusionalitas tindakan presiden.
ACT 2 (Conflict)
Inti konflik dalam film ini berkisar pada serangkaian investigasi dan peristiwa yang menguji batas kekuasaan presiden dan ketahanan institusi hukum Amerika. Penyelidikan terhadap campur tangan Rusia dalam pemilihan tahun 2016 muncul sebagai kekuatan pendorong, dengan Robert Mueller ditunjuk sebagai penasihat khusus untuk menyelidiki dugaan koordinasi antara kampanye Trump dan pemerintah Rusia. Film ini secara mendalam membahas lingkup penyelidikan Mueller, menyoroti berbagai dakwaan dan keyakinan yang dihasilkan, serta rincian laporan tersebut. Penolakan Trump yang gigih terhadap penyelidikan tersebut, yang digambarkan sebagai "perburuan penyihir," menempatkan pemerintahan dan sistem hukum pada jalur tabrakan. Film ini juga mengeksplorasi pemecatan dan pengunduran diri pejabat tinggi pemerintahan, termasuk Direktur FBI James Comey, yang dipecat oleh Trump di tengah penyelidikan Rusia. Pemecatan Comey menimbulkan pertanyaan tentang potensi upaya untuk menghalangi keadilan dan memicu perdebatan politik lebih lanjut. Penunjukan hakim pengadilan federal dan Mahkamah Agung juga menjadi titik konflik utama, dengan Trump yang berupaya membentuk kembali pengadilan dengan penunjukan konservatif. Pertempuran konfirmasi, khususnya yang melibatkan Brett Kavanaugh, menjadi sangat polemik dan menyoroti perpecahan ideologis yang mendalam di negara itu. Film ini mengeksplorasi bagaimana upaya untuk memengaruhi keseimbangan pengadilan dipandang oleh beberapa orang sebagai ancaman terhadap imparsialitas dan independensi sistem hukum. Selain itu, film ini membahas upaya Trump untuk mempertanyakan hasil pemilihan tahun 2020 dan peran hukum dalam menyelesaikan perselisihan pemilihan.
ACT 3 (Climax)
Klimaks film ini berpusat pada upaya untuk menggulingkan hasil pemilihan presiden tahun 2020 dan serangan di Gedung Capitol pada 6 Januari 2021. Film ini menyajikan linimasa mendetail tentang peristiwa-peristiwa yang mengarah pada serangan itu, termasuk pidato-pidato Trump yang berulang kali menyatakan bahwa pemilihan itu dicuri dan mendesak para pendukungnya untuk "berjuang" untuk negaranya. Film ini menggunakan rekaman berita, video media sosial, dan kesaksian dari saksi untuk merekonstruksi kekerasan dan kekacauan yang terjadi di Capitol saat para perusuh berusaha untuk mengganggu sertifikasi suara elektoral. Peran Trump dalam menghasut serangan itu menjadi fokus utama, dengan para ahli hukum dan politisi yang menawarkan perspektif berbeda tentang tingkat tanggung jawabnya. Film ini memeriksa penyelidikan dan pemakzulan Trump oleh Dewan Perwakilan Rakyat atas tuduhan menghasut pemberontakan. Persidangan pemakzulan di Senat digambarkan sebagai momen penting, dengan para senator berdebat tentang apakah Trump bersalah dan apakah dia harus dilarang memegang jabatan di masa depan. Hasil persidangan, dengan Trump dibebaskan, menyoroti polarisasi politik yang dalam yang mencirikan negara itu. Film ini juga mengeksplorasi peran media dan platform media sosial dalam menyebarkan informasi yang salah dan hasutan yang berkontribusi pada peristiwa 6 Januari.
ACT 4 (Resolution)
Resolusi film ini berfokus pada dampak jangka panjang dari kepresidenan Trump terhadap aturan hukum dan demokrasi Amerika. Film ini membahas upaya yang sedang berlangsung untuk meminta pertanggungjawaban mereka yang terlibat dalam serangan 6 Januari, termasuk penyelidikan oleh Departemen Kehakiman dan komite terpilih Dewan Perwakilan Rakyat. Film ini juga mengeksplorasi perdebatan yang lebih luas tentang perlunya mereformasi hukum pemilihan, memperkuat norma-norma demokrasi, dan mengatasi polarisasi politik. Wawancara dengan para ahli hukum, sejarawan, dan politisi menawarkan refleksi tentang pelajaran yang dipetik dari kepresidenan Trump dan tantangan yang dihadapi demokrasi Amerika di masa depan. Film ini diakhiri dengan peringatan tentang kerapuhan institusi demokrasi dan pentingnya kewaspadaan dan keterlibatan sipil dalam menjaga aturan hukum. Film ini menggarisbawahi pentingnya mempertahankan prinsip-prinsip konstitusional, melindungi hak pilih, dan meminta pertanggungjawaban para pemimpin atas tindakan mereka. Narasi tersebut juga berupaya menyampaikan perasaan ketidakpastian mengenai masa depan demokrasi Amerika, yang menekankan bahwa kelanjutan dari pemerintahan mandiri bergantung pada komitmen warga negara untuk menegakkan prinsip-prinsip aturan hukum. Film ini meninggalkan kesan bahwa perjalanan untuk memahami dan mengatasi warisan kepresidenan Trump masih jauh dari selesai.
Artikel ini membantu Anda memahami film lebih dalam.