The Lost Tiger - Cerita Lengkap

Layar Bioskop
⏱️ 4 menit membaca

The Lost Tiger

ACT 1 (Setup)

Kisah dimulai di sebuah desa terpencil di Sumatera, Indonesia, bernama Desa Damai. Kehidupan desa bergantung pada hutan di sekitarnya, namun mereka hidup berdampingan dengan alam, terutama dengan harimau Sumatera yang dianggap sebagai penjaga hutan. Pak Raden, kepala desa yang bijaksana, selalu mengingatkan warganya untuk menghormati hutan dan tidak mengganggu harimau. Anak laki-lakinya, Bima, tumbuh besar dengan cerita-cerita tentang harimau keramat dan memiliki rasa hormat yang mendalam pada hewan tersebut. Bima juga sangat terampil dalam melacak jejak di hutan, sebuah kemampuan yang diajarkan ayahnya sejak kecil.

Suatu hari, sebuah perusahaan penebangan kayu ilegal, PT Rimba Jaya, datang ke desa dengan niat menghancurkan hutan untuk membuka lahan perkebunan sawit. Mereka dipimpin oleh seorang pengusaha kejam bernama Hartono yang tidak peduli dengan kelestarian alam maupun kesejahteraan penduduk desa. Hartono mencoba menyuap Pak Raden untuk mendapatkan izin menebang hutan, namun Pak Raden menolak dengan tegas. Hartono marah dan mengancam akan menggunakan cara kekerasan jika Pak Raden tidak mau bekerja sama.

Konflik antara desa dan PT Rimba Jaya semakin memanas. Beberapa penduduk desa yang tergiur dengan iming-iming uang dari Hartono mulai berpihak padanya. Sementara itu, Bima dan teman-temannya berusaha mencari cara untuk melindungi hutan dan harimau dari ancaman penebangan liar. Mereka sering melakukan patroli di sekitar hutan dan mencoba mengumpulkan bukti-bukti aktivitas ilegal PT Rimba Jaya.

Suatu malam, terjadi penyerangan terhadap salah satu ladang penduduk desa. Ternyata, pelakunya adalah anak buah Hartono yang menyamar sebagai harimau. Mereka sengaja melakukan itu untuk memprovokasi warga agar menyalahkan harimau dan memberikan alasan bagi Hartono untuk memburu hewan tersebut. Keadaan semakin rumit ketika seekor anak harimau terpisah dari induknya dan tersesat di dekat desa.

ACT 2 (Conflict)

Bima menemukan anak harimau tersebut dan membawanya pulang untuk dirawat. Dia menamainya Rimba. Bima merahasiakan keberadaan Rimba dari warga desa karena takut mereka akan membahayakan anak harimau itu. Dia merawat Rimba dengan penuh kasih sayang, memberinya makan dan menjaganya agar tetap aman. Perlahan, Rimba tumbuh menjadi sahabat Bima.

Namun, rahasia Bima akhirnya terbongkar ketika salah satu warga desa melihatnya sedang bermain dengan Rimba. Warga tersebut melaporkan hal ini kepada Hartono, yang langsung memerintahkan anak buahnya untuk menangkap Rimba. Hartono berencana menggunakan Rimba sebagai umpan untuk menangkap induknya, harimau betina yang dianggap keramat oleh penduduk desa.

Bima berusaha melindungi Rimba, namun dia kalah jumlah dan Rimba berhasil ditangkap oleh anak buah Hartono. Bima sangat sedih dan marah. Dia bertekad untuk menyelamatkan Rimba dan menghentikan rencana jahat Hartono. Bima meminta bantuan teman-temannya dan beberapa penduduk desa yang masih setia pada Pak Raden untuk melawan PT Rimba Jaya.

Bersama teman-temannya, Bima menyusun rencana untuk menyusup ke markas PT Rimba Jaya dan membebaskan Rimba. Mereka menggunakan pengetahuan mereka tentang hutan untuk menghindari penjagaan dan menyelinap masuk ke dalam markas. Mereka berhasil menemukan Rimba yang dikurung di dalam sebuah kandang.

Namun, saat mereka mencoba membebaskan Rimba, mereka ketahuan oleh anak buah Hartono. Terjadilah perkelahian sengit antara Bima dan teman-temannya melawan anak buah Hartono. Meskipun kalah jumlah, Bima dan teman-temannya tidak menyerah. Mereka menggunakan segala cara untuk mempertahankan diri dan melindungi Rimba.

ACT 3 (Climax)

Perkelahian semakin memanas ketika Hartono datang bersama pasukannya. Hartono memerintahkan anak buahnya untuk menangkap Bima dan teman-temannya. Bima berusaha melawan Hartono, namun Hartono terlalu kuat untuknya. Hartono berhasil melumpuhkan Bima dan bersiap untuk membunuhnya.

Tiba-tiba, induk Rimba datang menyelamatkan Bima. Induk Rimba marah melihat anaknya dikurung dan Bima diserang. Dia menyerang anak buah Hartono dengan ganas, membuat mereka kocar-kacir. Hartono ketakutan melihat kemarahan induk Rimba.

Induk Rimba mengejar Hartono hingga ke tepi jurang. Hartono terjatuh ke dalam jurang dan tewas seketika. Kematian Hartono membuat anak buahnya melarikan diri. Bima dan teman-temannya berhasil membebaskan Rimba dan menyelamatkan hutan dari ancaman PT Rimba Jaya.

ACT 4 (Resolution)

Setelah kejadian itu, pemerintah turun tangan dan menutup operasi PT Rimba Jaya. Hutan diselamatkan dan dijadikan sebagai kawasan konservasi. Bima dan Rimba menjadi pahlawan bagi desa Damai. Mereka hidup berdampingan dengan damai, menjaga kelestarian alam dan menghormati harimau sebagai penjaga hutan.

Pak Raden bangga dengan keberanian dan ketulusan hati Bima. Dia berharap Bima dapat meneruskan perjuangannya untuk melindungi alam dan menjaga keseimbangan antara manusia dan lingkungan. Bima berjanji akan selalu menjaga hutan dan harimau, serta mengajarkan nilai-nilai tersebut kepada generasi penerus. Desa Damai kembali menjadi desa yang makmur dan damai, di mana manusia dan alam hidup berdampingan dalam harmoni. Rimba akhirnya dilepas kembali ke habitat aslinya, namun tetap sering mengunjungi Bima di desa. Mereka tetap bersahabat selamanya.

Artikel ini membantu Anda memahami film lebih dalam.

📖 Lihat Selengkapnya