The Devil and the Daylong Brothers - Cerita Lengkap

Layar Bioskop
⏱️ 5 menit membaca

The Devil and the Daylong Brothers

ACT 1 (Setup)

Di sebuah desa terpencil di Irlandia, hiduplah tiga bersaudara bernama Liam, Finn, dan Padraig Daylong. Mereka dikenal karena kebandelan, kecerobohan, dan ketidakberuntungan mereka. Liam, yang tertua, bercita-cita menjadi peternak sukses tetapi selalu gagal. Finn, si tengah, ingin menjadi musisi terkenal namun tak punya bakat. Padraig, yang termuda, hanya ingin makan dan tidur, jarang membantu kedua kakaknya. Desa mereka dilanda kekeringan parah, dan panen gagal total. Para penduduk kelaparan dan putus asa. Liam, Finn, dan Padraig menyaksikan penderitaan ini dan merasa bersalah atas ketidakberuntungan mereka.

Suatu malam, saat badai mengamuk, seorang pria asing berpakaian serba hitam tiba di desa. Dia memperkenalkan dirinya sebagai Tuan Sligar, seorang pedagang keliling yang menawarkan bantuan. Tuan Sligar berkeliling desa, menawarkan pinjaman dengan imbalan yang kecil, yang disepakati oleh banyak petani yang kelaparan. Liam, Finn, dan Padraig skeptis terhadap Tuan Sligar, tetapi keputusasaan mendorong mereka untuk mendekatinya. Mereka meminta bantuan untuk menyelamatkan desa mereka. Tuan Sligar menawarkan mereka kesepakatan: dia akan memberi mereka kekayaan dan keberuntungan selama setahun penuh, tetapi pada akhir tahun itu, dia akan mengambil jiwa salah satu dari mereka.

ACT 2 (Conflict)

Liam, Finn, dan Padraig berdebat sengit tentang kesepakatan itu. Liam, sebagai yang tertua, merasa bertanggung jawab. Finn ingin menggunakan keberuntungan untuk menjadi musisi hebat dan membantu desa dengan uangnya. Padraig awalnya menolak, tetapi tergoda oleh janji makanan berlimpah. Akhirnya, mereka memutuskan untuk melempar koin. Liam setuju untuk mengambil tanggung jawab jika dia kalah. Koin dilempar, dan sayangnya, Liam kalah. Tuan Sligar menjabat tangan Liam, dan seketika itu juga, keberuntungan melanda desa. Hujan mulai turun, tanaman tumbuh subur, dan desa itu makmur kembali.

Liam menjadi peternak yang sukses, menghasilkan susu dan keju terbaik. Finn secara ajaib menemukan bakat bermusik dan menjadi penyanyi dan pemain biola terkenal. Padraig menemukan emas saat menggali di kebun mereka dan menggunakan kekayaannya untuk memberi makan semua orang di desa. Mereka hidup dalam kemewahan dan merayakan kesuksesan mereka. Namun, di balik semua itu, Liam dihantui oleh kesepakatannya dengan Tuan Sligar. Dia menyembunyikan ketakutannya dari kedua adiknya, tetapi setiap hari dia merasa semakin dekat dengan akhir tahun.

Saat tahun berlalu, Tuan Sligar sering mengunjungi mereka, selalu mengingatkan Liam tentang janjinya. Liam mencoba mencari cara untuk melarikan diri dari kesepakatan itu. Dia berkonsultasi dengan seorang pendeta desa, tetapi pendeta itu tidak dapat membantunya. Dia mencoba bersembunyi, tetapi Tuan Sligar selalu menemukannya. Finn dan Padraig, tanpa menyadari bahaya yang dihadapi Liam, terus menikmati keberuntungan mereka. Finn mengadakan konser besar, sementara Padraig membangun rumah yang nyaman untuk semua orang di desa.

Suatu malam, Liam, putus asa, pergi ke hutan dan berdoa kepada Tuhan untuk pengampunan. Dia bertemu seorang wanita tua misterius yang memberinya tiga tugas untuk dilakukan. Wanita tua itu mengatakan bahwa jika dia berhasil menyelesaikan ketiga tugas tersebut, dia akan mendapatkan hak untuk mengingkari perjanjian dengan iblis. Tugas pertama adalah menangkap burung yang tidak pernah berhenti bernyanyi, tugas kedua adalah menemukan air dari sumur yang tidak pernah kering, dan tugas ketiga adalah mendapatkan senyuman dari seorang bayi yang belum pernah tertawa.

ACT 3 (Climax)

Liam kembali ke rumah dan menceritakan kepada Finn dan Padraig tentang tugas-tugas itu. Awalnya, mereka mengira dia gila, tetapi setelah melihat keseriusannya, mereka setuju untuk membantunya. Mereka memulai perjalanan untuk menyelesaikan tugas-tugas tersebut. Finn menggunakan bakat musiknya untuk memikat burung yang tidak pernah berhenti bernyanyi. Padraig menggunakan kekayaannya untuk mencari sumur yang tidak pernah kering. Liam, sementara itu, pergi dari rumah ke rumah, mencoba membuat bayi tertawa.

Mereka menghadapi banyak kesulitan. Burung itu sulit ditangkap, sumur yang tidak pernah kering ternyata dijaga oleh roh jahat, dan semua bayi yang mereka temui hanya menangis. Namun, mereka tidak menyerah. Finn memainkan musik yang sangat indah sehingga burung itu akhirnya terhipnotis dan hinggap di jarinya. Padraig memberi persembahan yang berharga kepada roh jahat, dan sebagai imbalannya, roh itu membiarkannya mengambil air dari sumur. Liam terus berusaha membuat bayi tertawa, sampai akhirnya dia melakukan tarian konyol dan bayi itu tertawa terbahak-bahak.

Dengan ketiga tugas selesai, mereka kembali ke rumah dan menunggu kedatangan Tuan Sligar. Pada malam terakhir tahun itu, Tuan Sligar muncul. Dia menuntut jiwa Liam. Liam dengan berani menunjukkan kepadanya burung yang tidak pernah berhenti bernyanyi, air dari sumur yang tidak pernah kering, dan bayi yang tersenyum. Tuan Sligar terkejut dan marah. Dia mengakui bahwa Liam telah memenuhi syarat untuk membatalkan perjanjian itu.

ACT 4 (Resolution)

Tuan Sligar berusaha untuk mencurangi, tetapi Liam dengan tegas menolaknya. Dia mengingatkan Tuan Sligar tentang janjinya. Tuan Sligar, dikalahkan, meledak menjadi asap dan menghilang. Keberuntungan yang telah diberikan kepada desa juga hilang, tetapi Liam, Finn, dan Padraig tidak menyesal. Mereka telah belajar bahwa kekayaan dan ketenaran tidak sepenting keluarga dan keberanian.

Mereka kembali ke kehidupan sederhana mereka, bekerja keras dan saling membantu. Liam menjadi peternak yang baik, meskipun tidak sesukses sebelumnya. Finn terus bermain musik, meskipun tidak lagi terkenal. Padraig menggunakan sisa kekayaannya untuk membantu orang miskin dan yang membutuhkan. Mereka menjadi lebih bijaksana dan lebih menghargai satu sama lain. Desa itu juga belajar dari pengalaman tersebut, menghargai kerja keras dan kebaikan hati di atas kekayaan dan keberuntungan. Mereka hidup bahagia selamanya, mengingat pelajaran yang mereka pelajari dari kesepakatan mereka dengan iblis.

Artikel ini membantu Anda memahami film lebih dalam.

📖 Lihat Selengkapnya