The Company of Thieves - Cerita Lengkap

Layar Bioskop
⏱️ 4 menit membaca

ACT 1 (Setup)

Kisah dimulai dengan perkenalan pada sekelompok perampok profesional yang dipimpin oleh Victor. Victor adalah seorang veteran dunia kriminal, penuh perhitungan dan berpengalaman. Anggotanya termasuk Serge, ahli komputer dan peretas handal; Jimmy, spesialis pembongkaran brankas yang tenang namun efisien; dan Roxanne, penyamar ulung yang kecantikannya menjadi senjata ampuh. Mereka terkenal karena merampok bank-bank kecil di seluruh Eropa, selalu merencanakan dan melaksanakan aksinya dengan sempurna tanpa meninggalkan jejak.

Suatu malam, setelah keberhasilan perampokan di sebuah bank kecil di Belgia, mereka berkumpul di markas rahasia mereka. Mereka merayakan keberhasilan mereka, namun Victor mengumumkan bahwa ini mungkin akan menjadi pekerjaan terakhir mereka bersama. Victor menyatakan bahwa dia ingin pensiun dan hidup tenang dengan uang hasil rampokan mereka. Namun, Serge dan Jimmy tidak yakin. Mereka menikmati adrenalin dan gaya hidup yang datang bersamanya.

Tiba-tiba, seorang wanita misterius bernama Elizabeth memasuki markas mereka. Elizabeth menawarkan Victor dan timnya pekerjaan yang terlalu menggiurkan untuk ditolak: merampok sebuah bank Swiss yang terkenal karena keamanannya yang ketat. Bank tersebut menyimpan aset berharga milik para penguasa kejahatan dan politisi korup. Elizabeth menjanjikan imbalan yang sangat besar, cukup untuk membuat mereka semua kaya seumur hidup. Victor awalnya menolak tawaran tersebut, karena risiko yang terlibat terlalu besar. Namun, Elizabeth mengungkapkan bahwa dia memiliki informasi tentang masa lalu Victor yang bisa menghancurkannya. Terpaksa, Victor menerima tawaran tersebut, dan timnya setuju untuk bekerja sama.

ACT 2 (Conflict)

Mereka mulai merencanakan perampokan bank Swiss tersebut. Mereka melakukan pengintaian, mempelajari tata letak bank, sistem keamanan, dan rutinitas penjaga. Serge menggunakan keahliannya untuk meretas sistem keamanan bank, mencari celah yang bisa mereka manfaatkan. Jimmy mempelajari desain brankas, mencari cara untuk membukanya tanpa memicu alarm. Roxanne mulai merencanakan penyamarannya, mempelajari identitas orang-orang yang sering masuk ke bank.

Selama persiapan, ketegangan mulai meningkat di antara anggota tim. Serge dan Jimmy mulai mempertanyakan keputusan Victor. Mereka merasa bahwa Victor terlalu berhati-hati dan terlalu lambat dalam bertindak. Roxanne, di sisi lain, mulai mengembangkan perasaan terhadap Victor. Ia khawatir dengan keselamatan Victor dan masa depan mereka. Elizabeth, sementara itu, terus mengawasi mereka, memastikan bahwa mereka mengikuti rencananya. Ia memiliki agenda tersembunyi yang belum diungkapkannya.

Suatu malam, saat mereka sedang merencanakan perampokan, mereka disergap oleh sekelompok tentara bayaran. Terjadi baku tembak sengit. Tim Victor berhasil mengalahkan tentara bayaran tersebut, tetapi mereka kehilangan salah satu anggota mereka. Mereka menyadari bahwa Elizabeth telah mengkhianati mereka. Dia telah memberi tahu seseorang tentang rencana mereka, dan orang itu telah mengirim tentara bayaran untuk membunuh mereka.

Victor memutuskan untuk membalas dendam pada Elizabeth. Mereka melacak keberadaan Elizabeth dan menemukannya di sebuah hotel mewah. Mereka menyergap Elizabeth dan menginterogasinya. Elizabeth mengungkapkan bahwa dia bekerja untuk seorang penguasa kejahatan yang ingin mendapatkan kembali asetnya yang disimpan di bank Swiss tersebut. Elizabeth telah berjanji akan memberinya informasi tentang perampokan bank jika dia membantunya membunuh Victor dan timnya.

Victor dan timnya memutuskan untuk melanjutkan perampokan bank Swiss, tetapi mereka mengubah rencana mereka. Mereka akan menggunakan informasi yang mereka peroleh dari Elizabeth untuk mengecoh penguasa kejahatan dan tentara bayarannya.

ACT 3 (Climax)

Pada malam perampokan, mereka menyusup ke bank Swiss. Serge berhasil menonaktifkan sebagian besar sistem keamanan, sementara Jimmy mulai membongkar brankas. Roxanne menggunakan penyamarannya untuk mengalihkan perhatian penjaga. Victor memimpin tim, memastikan bahwa semuanya berjalan sesuai rencana.

Namun, penguasa kejahatan dan tentara bayarannya tiba di bank. Terjadi baku tembak sengit antara tim Victor dan tentara bayaran. Serge menggunakan keahlian komputernya untuk mengunci tentara bayaran di dalam bank, tetapi dia terluka parah dalam prosesnya. Jimmy berhasil membuka brankas, dan mereka mulai mengumpulkan aset berharga di dalamnya.

Tiba-tiba, Elizabeth muncul kembali. Dia telah berhasil melarikan diri dari penawanan mereka. Dia mengarahkan pistol ke Victor dan menuntut agar dia menyerahkan aset berharga tersebut. Roxanne mencoba menghentikan Elizabeth, tetapi Elizabeth menembaknya. Victor marah dan menyerang Elizabeth. Mereka bergulat, dan Victor berhasil merebut pistol dari Elizabeth. Dia menembak Elizabeth dan membunuhnya.

Penguasa kejahatan tiba dan menghadapi Victor. Mereka berkelahi, dan Victor berhasil mengalahkan penguasa kejahatan tersebut. Namun, penguasa kejahatan tersebut memicu bom waktu yang telah dipasang di dalam bank.

ACT 4 (Resolution)

Victor dan timnya bergegas keluar dari bank sebelum bom meledak. Mereka berhasil melarikan diri, tetapi bank tersebut hancur total. Mereka lolos dengan aset berharga yang telah mereka curi dari bank.

Setelah perampokan, Victor dan timnya memutuskan untuk berpisah. Victor pensiun dan pergi ke tempat yang jauh untuk hidup tenang dengan uang hasil rampokannya. Roxanne pulih dari lukanya dan bergabung dengan Victor. Serge dan Jimmy memutuskan untuk terus melakukan perampokan, tetapi mereka berjanji untuk berhati-hati.

Film berakhir dengan Victor dan Roxanne di pantai, menikmati matahari terbenam. Mereka akhirnya menemukan kedamaian dan kebahagiaan yang selalu mereka cari. Masa lalu mereka sebagai perampok akhirnya tertinggal di belakang mereka.

Artikel ini membantu Anda memahami film lebih dalam.

📖 Lihat Selengkapnya