Tenemos que hablar - Cerita Lengkap
Tenemos que hablar
ACT 1 (Setup)
Nur ia seorang wanita muda, modern, dan sukses yang berprofesi sebagai pengacara di Madrid. Ia tinggal di apartemen mewah yang mencerminkan kesuksesannya. Nur merasa nyaman dan puas dengan kehidupannya, menikmati kebebasan dan kemandiriannya. Suatu hari, Nur menerima telepon dari seorang notaris. Kabar itu membuatnya terkejut: ia harus membayar sejumlah besar uang kepada mantan suaminya, Jorge. Jorge, seorang pria yang ia nikahi beberapa tahun lalu dalam upacara pernikahan yang aneh dan singkat, kini membutuhkan uang untuk melunasi hutang dan memulai hidup baru. Pernikahan mereka hanya berlangsung sebentar, dan Nur tidak menyangka bahwa Jorge akan menghubunginya lagi. Nur mencoba untuk mengabaikan permintaan Jorge, berharap masalah ini akan hilang dengan sendirinya. Namun, tekanan dari notaris dan panggilan telepon terus-menerus dari Jorge membuatnya sadar bahwa ia tidak bisa menghindarinya. Nur memutuskan untuk bertemu dengan Jorge. Pertemuan pertama mereka di sebuah kafe terasa canggung dan tegang. Jorge menjelaskan situasinya dan memohon bantuan Nur. Nur, meskipun merasa kesal dan tidak adil, mulai mempertimbangkan untuk membantunya. Ia merasa bersalah karena meninggalkan Jorge tanpa berusaha membantunya.
ACT 2 (Conflict)
Nur mulai melakukan investigasi tentang kehidupan Jorge. Ia mendapati bahwa Jorge mengalami kesulitan keuangan dan sedang berjuang untuk memenuhi kebutuhan hidup. Jorge bekerja serabutan dan seringkali mengalami kesulitan untuk membayar sewa. Nur merasa kasihan pada Jorge, tetapi ia juga marah karena Jorge tidak berusaha untuk mengubah hidupnya. Nur menemui teman-temannya dan meminta nasihat. Beberapa temannya menyarankan agar ia mengabaikan permintaan Jorge, sementara yang lain menyarankan agar ia membantu Jorge dengan syarat tertentu. Nur merasa bimbang dan tidak tahu apa yang harus dilakukan. Ia mempertimbangkan untuk membayar hutang Jorge, tetapi ia takut bahwa Jorge akan memanfaatkan kebaikannya. Ia juga mempertimbangkan untuk memberikan Jorge pekerjaan, tetapi ia ragu apakah Jorge mampu melakukan pekerjaan itu. Nur semakin tertekan dengan situasi ini. Ia merasa bersalah, marah, dan bingung. Ia mulai mempertanyakan keputusannya di masa lalu dan meragukan kemampuan dirinya sendiri untuk membuat keputusan yang tepat. Ia mulai mengabaikan pekerjaannya dan menjauhi teman-temannya.
ACT 3 (Climax)
Nur akhirnya memutuskan untuk menghadapi Jorge dan menyelesaikan masalah ini sekali dan untuk selamanya. Ia mengatur pertemuan dengan Jorge di apartemennya. Pertemuan itu menjadi sangat emosional. Nur mengungkapkan semua perasaannya kepada Jorge: kekesalan, kemarahan, dan rasa bersalahnya. Jorge juga mengungkapkan perasaannya kepada Nur: penyesalan, rasa malu, dan harapan untuk mendapatkan kesempatan kedua. Mereka berdebat dan saling menyalahkan. Nur menuduh Jorge telah memanfaatkan kebaikannya, sementara Jorge menuduh Nur telah meninggalkannya tanpa berusaha membantunya. Pada akhirnya, mereka berdua menyadari bahwa mereka sama-sama bersalah atas apa yang terjadi. Nur menyadari bahwa ia tidak bisa terus menyalahkan Jorge atas kesalahannya sendiri. Jorge menyadari bahwa ia harus bertanggung jawab atas hidupnya sendiri dan tidak bisa terus bergantung pada orang lain. Nur dan Jorge mencapai titik balik.
ACT 4 (Resolution)
Setelah perdebatan yang panjang dan emosional, Nur dan Jorge mencapai kesepakatan. Nur setuju untuk membantu Jorge melunasi hutangnya, tetapi dengan syarat bahwa Jorge harus berkomitmen untuk mengubah hidupnya. Nur memberikan Jorge sejumlah uang yang cukup untuk melunasi hutangnya dan memulai bisnis kecil. Jorge berjanji untuk bekerja keras dan tidak akan mengecewakan Nur. Nur dan Jorge berpisah dengan perasaan lega dan harapan. Nur merasa bahwa ia telah melakukan hal yang benar dan ia telah menyelesaikan masalah ini dengan cara yang adil dan bertanggung jawab. Jorge merasa bahwa ia telah mendapatkan kesempatan kedua dan ia bertekad untuk memanfaatkan kesempatan ini sebaik mungkin. Beberapa bulan kemudian, Nur mengunjungi Jorge di tempat kerjanya. Ia melihat bahwa Jorge telah berhasil membangun bisnisnya dan ia tampak bahagia dan percaya diri. Nur merasa bangga dengan Jorge dan ia senang bahwa ia telah membantunya untuk mengubah hidupnya. Nur dan Jorge menjadi teman dan mereka saling mendukung satu sama lain. Nur belajar bahwa semua orang pantas mendapatkan kesempatan kedua dan bahwa terkadang, membantu orang lain adalah cara terbaik untuk membantu diri sendiri. Film berakhir dengan Nur dan Jorge tersenyum satu sama lain, menyiratkan bahwa mereka telah menemukan kedamaian dan kebahagiaan.
Artikel ini membantu Anda memahami film lebih dalam.