కోర్ట్: State vs. A Nobody - Cerita Lengkap

Layar Bioskop
⏱️ 3 menit membaca

కోర్ట్: State vs. A Nobody

ACT 1 (Setup)

Narayan Kamble, seorang penyanyi lagu rakyat berusia lanjut yang juga seorang aktivis sosial, ditangkap oleh polisi di Mumbai. Penangkapannya didasarkan pada tuduhan menghasut seorang pekerja saluran pembuangan untuk melakukan bunuh diri. Korban, yang bernama Vasant More, diduga mendengarkan lagu-lagu Kamble yang memprovokasi, yang mendorongnya untuk mengakhiri hidupnya karena putus asa dengan kondisinya.

Kasus ini menarik perhatian Vinay Vora, seorang pengacara pembela yang idealis dan berdedikasi, yang setuju untuk mewakili Kamble. Vora percaya pada keadilan dan merasa bahwa Kamble telah menjadi korban sistem yang korup.

Pada saat yang sama, Nutan, seorang jaksa penuntut yang pragmatis dan terbiasa dengan cara kerja sistem hukum, ditugaskan untuk menangani kasus ini. Nutan percaya pada hukum dan ketertiban, dan dia bertekad untuk membuktikan Kamble bersalah.

ACT 2 (Conflict)

Persidangan Kamble dimulai di pengadilan distrik. Vora berusaha membangun kasus pembelaan dengan menunjukkan bahwa lagu-lagu Kamble tidak secara langsung menyebabkan bunuh diri More. Dia berpendapat bahwa lagu-lagu Kamble bersifat satir dan kritis terhadap masyarakat, tetapi tidak dimaksudkan untuk menghasut kekerasan atau bunuh diri. Vora juga berusaha untuk menunjukkan bahwa More mungkin memiliki masalah pribadi lainnya yang berkontribusi pada keputusasaannya.

Nutan, di sisi lain, berusaha untuk membuktikan bahwa lagu-lagu Kamble bersifat provokatif dan menghasut, dan bahwa lagu-lagu itu memang mendorong More untuk melakukan bunuh diri. Dia memanggil saksi yang bersaksi bahwa Kamble adalah seorang agitator yang dikenal yang menggunakan musiknya untuk menyebarkan kebencian dan ketidakpuasan.

Selama persidangan, Vora dan Nutan terlibat dalam perdebatan hukum yang panjang dan rumit. Vora sering kali merasa frustrasi dengan sistem hukum, yang dia lihat sebagai bias terhadap orang miskin dan yang terpinggirkan. Dia juga berjuang untuk menyeimbangkan pekerjaannya sebagai pengacara dengan kehidupan pribadinya, yang menderita akibat komitmennya terhadap kasus Kamble.

ACT 3 (Climax)

Persidangan mencapai puncaknya dengan kesaksian Kamble sendiri. Kamble dengan fasih dan penuh semangat membela haknya untuk kebebasan berbicara dan berekspresi. Dia berpendapat bahwa lagu-lagunya hanyalah refleksi dari realitas sosial dan politik yang keras, dan bahwa dia tidak memiliki niat untuk menghasut siapa pun untuk melakukan bunuh diri.

Setelah kesaksian Kamble, hakim memberikan instruksi kepada juri. Juri kemudian berunding untuk mencapai putusan.

ACT 4 (Resolution)

Setelah berhari-hari berunding, juri kembali dengan putusan. Mereka menyatakan Kamble bersalah atas tuduhan menghasut bunuh diri. Vora merasa hancur dan kecewa dengan hasil persidangan.

Namun, Vora tidak menyerah. Dia memutuskan untuk mengajukan banding atas vonis Kamble ke pengadilan yang lebih tinggi. Dia percaya bahwa ada kemungkinan untuk mendapatkan keadilan bagi Kamble.

Film ini berakhir dengan Vora mengunjungi Kamble di penjara. Vora meyakinkan Kamble bahwa dia akan terus berjuang untuk membebaskannya. Film ini menyiratkan bahwa perjuangan untuk keadilan tidak pernah berakhir, dan bahwa bahkan dalam sistem yang korup, selalu ada harapan untuk perubahan. Film ini juga menyoroti kompleksitas sistem hukum India dan tantangan yang dihadapi oleh mereka yang berjuang untuk keadilan.

Artikel ini membantu Anda memahami film lebih dalam.

📖 Lihat Selengkapnya