Shuffle of Love: A Descendants Short Story - Cerita Lengkap
Shuffle of Love: A Descendants Short Story
ACT 1 (Setup)
Cerita dimulai di Auradon Prep, di mana anak-anak para pahlawan dan mantan penjahat hidup berdampingan. Periode persiapan untuk acara "Cotillion" sedang berlangsung, sebuah acara dansa formal yang menandai kedewasaan dan tanggung jawab para remaja kerajaan. Audrey, mantan pacar Ben yang masih menyimpan dendam karena Ben memilih Mal, terlihat sibuk mengatur detail Cotillion. Ia menunjukkan ambisinya untuk merebut kembali perhatian Ben dan mengklaim posisinya sebagai Putri Auradon.
Chad Charming, meskipun terlihat lebih dewasa, masih memiliki kecenderungan egoisnya. Ia terlihat berusaha mendekati berbagai gadis di Auradon Prep, termasuk Audrey, mencoba memanfaatkan acara Cotillion untuk keuntungan pribadinya. Dizzy Tremaine, yang kini menjadi bagian dari kehidupan Auradon, bekerja di toko penjahit Madame Leota, membantu mempersiapkan gaun untuk Cotillion.
Sementara itu, Mal dan Ben sedang mempersiapkan diri untuk Cotillion. Mal merasakan tekanan untuk memenuhi harapan sebagai calon Ratu Auradon dan berjuang dengan bayangan masa lalunya sebagai putri Maleficent. Ben berusaha menenangkan Mal dan meyakinkannya bahwa ia dicintai apa adanya.
ACT 2 (Conflict)
Misteri muncul ketika beberapa barang berharga di Auradon Prep mulai menghilang. Sebuah kalung berharga milik Audrey hilang, dan beberapa barang pribadi lainnya juga lenyap secara misterius. Kecurigaan mulai muncul di antara para siswa. Audrey, yang sangat terpukul dengan hilangnya kalungnya, langsung menuduh anak-anak Isle of the Lost sebagai pelaku, terutama Mal.
Mal merasa sangat tersinggung dengan tuduhan tersebut dan berusaha membersihkan namanya. Ia memulai penyelidikan sendiri dengan bantuan Evie, Jay, dan Carlos untuk menemukan pencuri sebenarnya dan membuktikan bahwa anak-anak Isle of the Lost telah berubah. Sementara itu, Chad Charming, yang melihat kesempatan untuk membuat kekacauan, menyebarkan rumor dan menghasut kecurigaan terhadap anak-anak Isle of the Lost, memperkeruh suasana.
Dizzy, yang diam-diam mengagumi Chad, mencoba membantunya menemukan barang-barang yang hilang, berharap bisa menarik perhatiannya. Namun, ia menemukan sesuatu yang mencurigakan tentang perilaku Chad. Ia melihat Chad menyembunyikan sesuatu dan mencurigai bahwa Chad mungkin lebih terlibat dalam pencurian daripada yang ia tunjukkan.
ACT 3 (Climax)
Mal dan teman-temannya berhasil mengumpulkan bukti yang mengarah pada Chad sebagai pencuri sebenarnya. Mereka menyadari bahwa Chad mencuri barang-barang tersebut untuk mendapatkan perhatian dan memanipulasi situasi demi keuntungannya sendiri. Chad, yang panik karena ketahuan, mencoba menyalahkan orang lain, tetapi Mal berhasil mengungkap kebenarannya.
Audrey, yang terkejut dan kecewa dengan tindakan Chad, menyadari bahwa ia telah dibutakan oleh ambisinya sendiri dan telah mempercayai orang yang salah. Ia menyadari bahwa tindakannya telah merugikan banyak orang, termasuk dirinya sendiri.
ACT 4 (Resolution)
Chad dipaksa untuk mengakui perbuatannya dan bertanggung jawab atas tindakannya. Ia menghadapi konsekuensi dari perbuatannya dan mulai menyadari bahwa ia perlu berubah dan menjadi orang yang lebih baik. Audrey meminta maaf kepada Mal dan anak-anak Isle of the Lost atas prasangkanya dan berjanji untuk lebih adil dan bijaksana di masa depan.
Dizzy, yang merasa lega bahwa kebenaran telah terungkap, menerima permintaan maaf Chad dan berharap ia bisa berubah. Mal dan Ben, yang berhasil mengatasi tantangan dan membuktikan kepercayaan mereka satu sama lain, melanjutkan persiapan untuk Cotillion dengan semangat baru. Acara Cotillion menjadi simbol persatuan dan penerimaan di Auradon, di mana anak-anak para pahlawan dan mantan penjahat dapat hidup berdampingan dengan damai dan saling menghormati. Cerita berakhir dengan Mal dan Ben menari bersama di Cotillion, menunjukkan bahwa cinta dan kebaikan selalu bisa mengalahkan kebencian dan prasangka.
Artikel ini membantu Anda memahami film lebih dalam.