Redux Redux - Cerita Lengkap

Layar Bioskop
⏱️ 4 menit membaca

Redux Redux

ACT 1 (Setup)

Film dibuka dengan adegan di sebuah laboratorium penelitian yang canggih namun suram. Dr. Aris, seorang ilmuwan brilian namun eksentrik, terlihat sibuk dengan berbagai alat dan komputer. Dia terobsesi dengan proyek rahasianya, sebuah mesin waktu eksperimental yang ia yakini dapat mengubah masa lalu dan memperbaiki kesalahan yang ia sesali. Aris dihantui oleh kematian istrinya, Lisa, dalam kecelakaan mobil beberapa tahun lalu. Ia percaya bahwa dengan mengubah sedikit saja kejadian di masa lalu, ia dapat menyelamatkan Lisa.

Kita diperkenalkan juga pada Maya, seorang fisikawan muda yang cerdas dan idealis yang bekerja sebagai asisten Aris. Maya awalnya kagum dengan Aris, tetapi ia mulai meragukan etika dan konsekuensi dari proyek tersebut. Ia melihat obsesi Aris yang semakin meningkat dan bagaimana hal itu memengaruhi kesehatannya. Maya juga bertemu dengan Dr. Bram, seorang ilmuwan senior di laboratorium yang merupakan mentor dan sahabat Aris. Bram sangat khawatir dengan Aris dan mencoba menasihatinya untuk menghentikan proyeknya, mengingatkan tentang bahaya potensial dari perubahan ruang dan waktu.

Aris mengabaikan peringatan Bram dan terus melanjutkan eksperimennya. Setelah serangkaian percobaan yang gagal dan berisiko, Aris akhirnya berhasil mengaktifkan mesin waktu. Dia mempersiapkan diri untuk perjalanan pertamanya ke masa lalu, bertekad untuk menyelamatkan Lisa. Sebelum berangkat, Maya mencoba menghentikannya, khawatir akan bahaya yang mungkin terjadi, tetapi Aris menolak untuk mendengarkan. Dia memasuki mesin waktu dan menghilang dalam kilatan cahaya.

ACT 2 (Conflict)

Aris tiba di masa lalu, beberapa hari sebelum kecelakaan yang merenggut nyawa Lisa. Dia melacak Lisa dan mencoba memperingatkannya tentang bahaya di jalan yang akan dilaluinya. Lisa awalnya tidak percaya padanya, menganggapnya sebagai orang gila. Aris berusaha meyakinkannya dengan menceritakan detail-detail pribadi yang hanya diketahui oleh mereka berdua. Akhirnya, Lisa mulai percaya bahwa Aris mungkin mengatakan yang sebenarnya.

Aris berhasil meyakinkan Lisa untuk menghindari jalan yang menjadi lokasi kecelakaan. Mereka menghabiskan waktu bersama, dan Aris merasa bahagia melihat Lisa hidup dan sehat. Namun, tanpa sepengetahuan Aris, tindakannya telah menciptakan serangkaian konsekuensi yang tidak terduga.

Kembali di masa sekarang, Maya dan Bram menyadari bahwa dunia telah berubah secara drastis. Peristiwa-peristiwa sejarah telah berubah, dan realitas menjadi kacau. Maya menyadari bahwa tindakan Aris di masa lalu telah menyebabkan paradox waktu yang mengancam keberadaan mereka. Dia mencoba menghubungi Aris melalui mesin waktu untuk memperingatkannya tentang konsekuensinya, tetapi tidak berhasil.

Aris di masa lalu menyadari bahwa meskipun Lisa masih hidup, kehidupannya tidak lagi sama. Perubahan kecil yang ia buat telah menciptakan efek kupu-kupu yang mengubah jalannya hidup Lisa secara drastis. Lisa tidak lagi bahagia, dan hubungan mereka menjadi tegang. Aris merasa bersalah dan menyesal karena telah mengubah masa lalu.

ACT 3 (Climax)

Aris mencoba memperbaiki kesalahan yang ia buat dengan kembali ke mesin waktu dan mencoba mengembalikan keadaan seperti semula. Namun, setiap kali dia mencoba mengubah sesuatu, konsekuensi yang lebih buruk muncul. Dia terperangkap dalam lingkaran waktu, terjebak dalam siklus tanpa akhir mencoba memperbaiki kesalahan yang terus bertambah.

Di masa sekarang, Maya dan Bram berpacu dengan waktu untuk menemukan cara menghentikan Aris dan memulihkan realitas sebelum terlambat. Mereka bekerja sama untuk memperbaiki mesin waktu dan mencoba memasuki masa lalu untuk menghentikan Aris secara langsung. Mereka menyadari bahwa satu-satunya cara untuk menghentikan paradox waktu adalah dengan memastikan bahwa kejadian asli yang ingin diubah Aris tetap terjadi.

Maya dan Bram berhasil memasuki masa lalu dan menemukan Aris yang putus asa dan kelelahan. Mereka menjelaskan kepadanya bahwa tindakannya telah menyebabkan kerusakan yang tidak dapat diperbaiki dan bahwa satu-satunya cara untuk menyelamatkan dunia adalah dengan membiarkan kecelakaan itu terjadi. Aris awalnya menolak untuk menerima hal ini, tetapi setelah melihat bukti konsekuensi mengerikan yang telah ia sebabkan, ia akhirnya menyerah.

ACT 4 (Resolution)

Aris, Maya, dan Bram menyaksikan kecelakaan itu terjadi. Lisa meninggal, dan Aris merasa hancur. Namun, kali ini, dia menerima kenyataan dan memahami bahwa kematian adalah bagian dari kehidupan. Mereka kembali ke masa sekarang, dan realitas perlahan-lahan kembali normal. Dunia tidak lagi kacau, dan peristiwa-peristiwa sejarah kembali ke jalurnya.

Aris belajar pelajaran yang sulit tentang bahaya bermain-main dengan waktu dan menerima kehilangan Lisa. Dia memutuskan untuk menghancurkan mesin waktu dan berjanji untuk tidak pernah mencoba mengubah masa lalu lagi. Dia menemukan kedamaian dalam menerima kenyataan dan fokus pada masa depan.

Film berakhir dengan adegan Aris mengunjungi makam Lisa, meletakkan bunga di atasnya, dan mengucapkan selamat tinggal. Dia akhirnya bisa merelakannya dan melanjutkan hidupnya dengan damai. Maya dan Bram berdiri di sampingnya, memberikan dukungan dan pengertian. Mereka bertiga telah belajar dari pengalaman yang mengerikan itu dan menjadi lebih kuat sebagai hasilnya. Film ditutup dengan pesan bahwa masa lalu harus dihormati dan diterima, dan bahwa kita harus fokus pada membangun masa depan yang lebih baik.

Artikel ini membantu Anda memahami film lebih dalam.

📖 Lihat Selengkapnya