Pie To Die For: A Hannah Swensen Mystery - Cerita Lengkap
Pie To Die For: A Hannah Swensen Mystery
ACT 1 (Setup)
Hannah Swensen kembali ke Lake Eden, Minnesota, untuk mengikuti Kontes Memanggang Kue Terbaik di Minnesota. Ia bersaing dengan pembuat kue lain dari seluruh negara bagian, termasuk rival lamanya, Michelle Wilder, yang selalu berusaha mengungguli Hannah. Sementara itu, Norman Rhodes, kekasih Hannah yang berprofesi sebagai dokter gigi, melamar Hannah untuk yang kesekian kalinya, namun Hannah masih belum yakin tentang pernikahan. Ia mencintai Norman, tetapi masih ragu untuk berkomitmen sepenuhnya.
Selain itu, Hannah juga membantu ibu dan kakaknya di The Cookie Jar, toko kue miliknya. Hannah membuat kue pie yang inovatif untuk kontes tersebut, yaitu Pie Blueberry Cheesecake. Sementara itu, kisah cinta antara Andrea, kakak Hannah, dan Bill Todd, seorang deputi Sheriff, semakin berkembang. Delores, ibu Hannah, terus berusaha menjodohkan Hannah dengan Norman atau Mike Kingston, detektif polisi yang juga menaruh hati padanya.
Kompetisi dimulai dengan sesi perkenalan yang meriah. Hannah bertemu dengan para kontestan lain, termasuk seorang pembuat kue terkenal bernama Connie Mac, yang sangat percaya diri dan kompetitif. Selama sesi latihan, ketegangan meningkat antara Hannah dan Michelle, yang saling berusaha menyabotase pekerjaan satu sama lain.
ACT 2 (Conflict)
Keesokan harinya, saat kompetisi dimulai, salah satu juri, seorang kritikus makanan terkenal bernama Regina Hart, ditemukan tewas di ruang penyimpanan bahan makanan. Regina Hart adalah sosok yang keras dan tidak disukai banyak orang karena komentar pedasnya terhadap makanan. Semua peserta kontes menjadi tersangka, termasuk Hannah, karena ia sempat berdebat dengan Regina Hart mengenai resep kue.
Sheriff Grant, dibantu oleh Detektif Mike Kingston dan Andrea, memulai penyelidikan. Hannah, dengan rasa ingin tahunya yang besar dan kemampuan memecahkan misteri, memutuskan untuk membantu penyelidikan tersebut, meskipun Mike memintanya untuk tidak ikut campur. Ia mulai mewawancarai para kontestan, staf hotel, dan orang-orang yang mengenal Regina Hart.
Hannah menemukan bahwa Regina Hart memiliki banyak musuh. Selain para kontestan yang pernah dikritiknya, ia juga memiliki masalah dengan pemilik hotel tempat kontes diadakan, yang merasa dirugikan oleh ulasan negatifnya. Hannah menemukan bukti yang mengarah pada beberapa tersangka, tetapi tidak ada bukti yang kuat.
Sementara itu, Hannah terus berusaha menenangkan diri di tengah tekanan kompetisi dan penyelidikan. Ia membuat beberapa kue pai untuk menguji rasa dan memastikan bahwa resepnya sempurna. Norman terus mendukung Hannah dan berusaha meyakinkannya bahwa ia adalah orang yang tepat untuknya.
ACT 3 (Climax)
Hannah menemukan bahwa Regina Hart memiliki kebiasaan menyimpan rahasia tentang orang lain dan menggunakannya untuk memeras mereka. Ia menemukan buku catatan milik Regina Hart yang berisi informasi sensitif tentang para kontestan dan orang-orang di sekitar mereka. Buku catatan tersebut bisa menjadi kunci untuk mengungkap siapa pembunuhnya.
Hannah menyadari bahwa pembunuh Regina Hart adalah orang yang merasa terancam oleh rahasia yang disimpannya. Ia mencurigai Connie Mac, yang ternyata pernah melakukan plagiat resep dan Regina Hart mengetahuinya. Hannah juga mencurigai Michelle Wilder, yang memiliki motif kuat karena Regina Hart berencana untuk mengungkap masa lalunya yang kelam.
Pada malam final kontes, Hannah menyusun rencana untuk menjebak pembunuh Regina Hart. Ia menggunakan kue pie Blueberry Cheesecake-nya sebagai umpan, menambahkan bahan khusus yang akan membuat pembunuh bereaksi. Ia mengumumkan bahwa ia telah menemukan bukti baru yang akan mengungkap siapa pembunuhnya.
Saat pengumuman pemenang, Hannah mengungkapkan bahwa ia tahu siapa yang membunuh Regina Hart dan mengapa. Ia menuduh Connie Mac membunuh Regina Hart untuk melindungi reputasinya. Connie Mac panik dan mencoba melarikan diri, tetapi berhasil ditangkap oleh Mike dan Bill.
ACT 4 (Resolution)
Connie Mac mengakui perbuatannya. Ia mengungkapkan bahwa Regina Hart mengancam akan mengungkap plagiatnya, yang akan menghancurkan karirnya. Ia membunuh Regina Hart secara tidak sengaja dalam perkelahian di ruang penyimpanan.
Kontes memanggang dilanjutkan, dan Hannah memenangkan tempat pertama dengan kue pie Blueberry Cheesecake-nya. Ia merasa lega bahwa misteri telah terpecahkan dan keadilan telah ditegakkan.
Setelah kontes selesai, Hannah merenungkan hubungannya dengan Norman dan Mike. Ia menyadari bahwa ia mencintai Norman dan siap untuk berkomitmen. Ia menerima lamaran Norman dan mereka berencana untuk menikah.
Hannah, Norman, dan teman-temannya merayakan kemenangan Hannah dan pertunangannya di The Cookie Jar. Hannah merasa bahagia dan bersyukur atas semua yang dimilikinya, keluarga, teman, dan cinta.
Artikel ini membantu Anda memahami film lebih dalam.