ONYX - Cerita Lengkap
ONYX
ACT 1 (Setup)
Film dibuka dengan pemandangan kota Neo-Kyoto di tahun 2077, kota metropolitan yang gemerlap namun menyimpan sisi gelap di bawahnya. Onyx, seorang pembunuh bayaran elit dengan kemampuan unik untuk memanipulasi teknologi secara langsung melalui antarmuka saraf, menerima kontrak baru. Kliennya, seorang CEO misterius bernama Kaito, menugaskannya untuk mengeliminasi Dr. Aris Thorne, seorang ilmuwan jenius yang dikabarkan menciptakan senjata biologis berbahaya.
Onyx mulai mengumpulkan informasi tentang Dr. Thorne. Ia menyusup ke database perusahaan Thorne menggunakan kemampuannya, menemukan bahwa Thorne bekerja di fasilitas penelitian terpencil di luar kota. Kita diperkenalkan dengan gaya hidup Onyx yang soliter, ia tinggal di apartemen minimalis dengan teknologi canggih dan sedikit kontak manusia. Hanya ada Cipher, AI pribadinya yang membantunya dalam pekerjaannya.
Kita melihat sekilas masa lalu Onyx melalui kilas balik. Ia dulunya adalah seorang peretas muda yang idealis, namun sebuah tragedi membuatnya kehilangan keluarganya dan membuatnya bertekad untuk menggunakan kemampuannya untuk keadilan, meskipun dengan cara yang brutal. Kaito memberikan Onyx senjata dan perlengkapan khusus untuk misinya, termasuk implan khusus yang meningkatkan kemampuan hackingnya.
ACT 2 (Conflict)
Onyx berangkat ke fasilitas penelitian Thorne. Ia menyusup ke kompleks tersebut dengan menghindari sistem keamanan dan membungkam para penjaga satu per satu. Di dalam fasilitas, ia menemukan labirin koridor dan ruang penelitian yang dipenuhi dengan peralatan ilmiah dan personel.
Ia menyaksikan eksperimen mengerikan yang dilakukan Dr. Thorne pada subjek manusia. Thorne mencoba menciptakan virus mematikan yang dapat menargetkan gen tertentu, berpotensi menjadi senjata pemusnah massal. Onyx merasa jijik dengan apa yang dilihatnya, tekadnya untuk menghentikan Thorne semakin kuat.
Namun, Onyx tidak sendirian. Ia bertemu dengan Lynx, seorang pembunuh bayaran saingan yang juga dipekerjakan untuk membunuh Thorne. Lynx memiliki gaya yang berbeda, mengandalkan kekuatan fisik dan senjata konvensional. Keduanya terlibat dalam pertarungan sengit, masing-masing mencoba untuk mengalahkan yang lain dan mencapai Thorne terlebih dahulu.
Selama pertarungan, Onyx mengetahui bahwa Lynx dipekerjakan oleh perusahaan saingan Kaito yang ingin mencuri penelitian Thorne untuk keuntungan mereka sendiri. Konflik antara Onyx dan Lynx memanas, memaksa mereka untuk menggunakan semua keterampilan dan sumber daya mereka. Onyx berhasil melumpuhkan Lynx, tetapi Lynx lolos dengan peringatan.
Onyx akhirnya menemukan Dr. Thorne di laboratorium pribadinya. Thorne mengungkapkan bahwa ia menciptakan virus tersebut untuk tujuan yang lebih tinggi: untuk membasmi penyakit genetik dan memperbaiki umat manusia. Ia percaya bahwa pengorbanan kecil diperlukan untuk mencapai tujuan yang lebih besar.
Onyx tidak setuju dengan metodenya. Ia percaya bahwa kebebasan individu dan pilihan pribadi harus dihormati, bahkan jika itu berarti hidup dengan kekurangan. Ia mempersiapkan diri untuk membunuh Thorne, tetapi Thorne melepaskan virus tersebut, melepaskan virus yang sangat mematikan.
ACT 3 (Climax)
Fasilitas tersebut berada dalam kekacauan karena virus mulai menginfeksi personel. Onyx harus menemukan cara untuk menghentikan virus dan membunuh Thorne sebelum virus tersebut menyebar ke dunia luar. Ia menggunakan kemampuannya untuk mematikan sistem keamanan dan mengkarantina fasilitas tersebut, mencegah virus keluar.
Lynx kembali, ingin mencuri data penelitian Thorne. Onyx dan Lynx sekali lagi bertarung, tetapi kali ini mereka harus bekerja sama untuk bertahan hidup melawan ancaman virus. Mereka menyadari bahwa mereka berdua telah dimanipulasi oleh perusahaan masing-masing dan bahwa satu-satunya cara untuk menghentikan virus adalah dengan bekerja sama.
Onyx dan Lynx bekerja sama untuk menemukan penawar virus tersebut. Mereka menavigasi fasilitas yang hancur, menghindari personel yang terinfeksi dan mengatasi rintangan teknologi. Mereka menemukan bahwa penawar virus itu tersembunyi di laboratorium rahasia di bawah fasilitas tersebut.
Dr. Thorne muncul, mencoba menghentikan mereka. Ia mengungkapkan bahwa ia telah memprogram virus untuk tidak hanya membunuh, tetapi juga untuk mengubah yang selamat menjadi prajurit yang setia padanya. Ia mencoba untuk menginfeksi Onyx dan Lynx, tetapi mereka berhasil menghindarinya.
Onyx dan Lynx terlibat dalam pertarungan terakhir dengan Dr. Thorne. Onyx menggunakan kemampuannya untuk mengendalikan sistem keamanan fasilitas, menjebak Thorne dan melumpuhkannya. Lynx menggunakan senjatanya untuk menghancurkan virus dan mengamankan penawar virus.
ACT 4 (Resolution)
Onyx dan Lynx melarikan diri dari fasilitas tersebut dengan penawar virus tersebut. Mereka memberikan penawar virus tersebut kepada pihak berwenang, memastikan bahwa virus tersebut tidak menyebar ke dunia luar. Fasilitas penelitian Thorne dihancurkan, dan semua bukti penelitiannya dimusnahkan.
Kaito dan perusahaan saingannya ditangkap dan diadili atas kejahatan mereka. Onyx dan Lynx bersaksi melawan mereka, mengungkapkan kebenaran tentang eksperimen Thorne dan konspirasi perusahaan.
Onyx kembali ke kehidupannya yang soliter, tetapi ia tidak lagi sama. Ia telah belajar bahwa bahkan pembunuh bayaran pun dapat membuat perbedaan dan bahwa keadilan dapat ditemukan bahkan di tempat yang paling gelap. Lynx memutuskan untuk meninggalkan kehidupan pembunuh bayaran dan memulai yang baru.
Film berakhir dengan Onyx menatap cakrawala Neo-Kyoto, merenungkan pengalamannya dan mempertimbangkan masa depannya. Ia tahu bahwa pekerjaannya belum selesai dan bahwa ia akan terus menggunakan kemampuannya untuk melindungi yang tidak bersalah dan menuntut keadilan, satu kontrak pada satu waktu. Cipher tetap menjadi teman setia Onyx, membantunya menavigasi dunia teknologi yang kompleks dan berbahaya.
Artikel ini membantu Anda memahami film lebih dalam.