One of Many Suppers - Cerita Lengkap

Layar Bioskop
⏱️ 4 menit membaca

ACT 1 (Setup)

Film dibuka dengan pemandangan rumah besar yang megah di tengah pedesaan Inggris yang luas. Rumah itu milik keluarga Ashton, keluarga aristokrat yang sudah menempati tanah itu selama beberapa generasi. Kita diperkenalkan dengan Lady Beatrice Ashton, seorang wanita matriark yang kuat dan tegas, yang mengawasi segala urusan rumah tangga dengan tangan besi. Dia sangat menjunjung tinggi tradisi dan ketertiban, dan sangat bangga dengan warisan keluarganya.

Anak-anak Lady Beatrice, Arthur, Charles, dan Eleanor, juga diperkenalkan. Arthur adalah putra sulung, seorang pengacara yang sukses namun dingin dan kalkulatif. Charles adalah seorang seniman eksentrik yang berjiwa bebas dan sering berselisih dengan ibunya. Eleanor adalah putri bungsu, seorang wanita yang lembut dan penuh perhatian yang merasa terbebani oleh harapan keluarga.

Kehidupan keluarga Ashton tampak teratur dan stabil, namun ada ketegangan yang mendasari. Masalah keuangan mengancam warisan mereka, dan rahasia masa lalu membayangi keluarga. Lady Beatrice bertekad untuk menjaga ilusi kesempurnaan, namun dia tahu bahwa waktunya hampir habis.

Persiapan untuk pesta makan malam besar sedang berlangsung. Pesta itu, "One of Many Suppers," adalah acara tahunan yang diadakan keluarga Ashton untuk menghormati leluhur mereka dan merayakan warisan keluarga. Lady Beatrice menganggap pesta itu sangat penting, karena itu adalah kesempatan untuk menunjukkan kepada dunia luar bahwa keluarga Ashton masih kuat dan makmur.

ACT 2 (Conflict)

Saat persiapan pesta berjalan, ketegangan dalam keluarga meningkat. Arthur berusaha meyakinkan ibunya untuk menjual sebagian tanah untuk mengatasi masalah keuangan mereka, namun Lady Beatrice menolak mentah-mentah. Dia percaya bahwa tanah itu adalah bagian tak terpisahkan dari warisan keluarga dan tidak boleh dijual dengan harga berapa pun.

Charles, yang selalu memberontak terhadap tradisi keluarga, mengumumkan bahwa dia akan membawa pacarnya, seorang seniman bohemian bernama Clara, ke pesta. Lady Beatrice sangat tidak setuju dengan hubungan mereka, karena dia menganggap Clara tidak pantas untuk keluarga Ashton.

Eleanor, yang merasa tertekan oleh harapan keluarganya untuk menikah dengan pria kaya dan berkuasa, menjalin hubungan rahasia dengan seorang pelayan bernama Thomas. Hubungan mereka dilarang dan berpotensi menghancurkan keluarga Ashton jika terungkap.

Pada malam pesta, para tamu tiba dan suasana mulai terasa tegang. Lady Beatrice berusaha keras untuk menjaga ketenangannya, namun dia tahu bahwa segala sesuatunya akan segera lepas kendali.

Selama makan malam, Clara membuat komentar yang tidak pantas yang membuat Lady Beatrice marah. Terjadi pertengkaran sengit antara Lady Beatrice dan Charles, yang mengungkapkan kebenciannya terhadap ibunya dan tradisi keluarga.

Kemudian, Arthur mengungkapkan kepada ibunya bahwa dia telah membuat kesepakatan rahasia untuk menjual sebagian tanah tanpa persetujuannya. Lady Beatrice sangat terpukul oleh pengkhianatan putranya dan menyadari bahwa keluarganya tidak lagi seperti yang dia pikirkan.

ACT 3 (Climax)

Di tengah kekacauan pesta, Eleanor dan Thomas tertangkap basah bersama. Lady Beatrice sangat marah dan mengancam akan mengusir Thomas dan mengirim Eleanor ke biara.

Eleanor, yang merasa tidak tahan lagi dengan tekanan keluarganya, mengungkapkan rahasia gelap masa lalu yang telah lama disembunyikan. Dia mengungkapkan bahwa ayahnya, yang meninggal bertahun-tahun yang lalu, telah berselingkuh dan bahwa dia sebenarnya adalah anak dari perselingkuhan itu.

Pengungkapan itu menghancurkan Lady Beatrice dan keluarga Ashton. Semua orang menyadari bahwa fondasi keluarga mereka didasarkan pada kebohongan dan penipuan.

Lady Beatrice, yang sudah lemah dan rapuh, tidak tahan dengan semua itu. Dia pingsan dan dilarikan ke kamarnya.

ACT 4 (Resolution)

Saat Lady Beatrice berbaring di tempat tidur, keluarga Ashton berkumpul di sekelilingnya. Mereka menyadari bahwa mereka telah terlalu fokus pada tradisi dan warisan mereka sehingga melupakan apa yang benar-benar penting: cinta dan keluarga.

Lady Beatrice, sebelum menghembuskan napas terakhirnya, memberi tahu anak-anaknya bahwa dia mencintai mereka dan bahwa dia menyesal telah membiarkan tradisi dan harapan keluarga menghalangi kebahagiaan mereka.

Setelah kematian Lady Beatrice, keluarga Ashton harus menghadapi kenyataan baru mereka. Arthur membatalkan kesepakatan untuk menjual tanah dan berjanji untuk mencari cara lain untuk mengatasi masalah keuangan mereka. Charles memutuskan untuk mengikuti hasratnya sebagai seorang seniman dan meninggalkan rumah keluarga. Eleanor memutuskan untuk mengejar kebahagiaannya sendiri dan menjalani kehidupan dengan Thomas.

Pesta makan malam, "One of Many Suppers," telah menjadi titik balik bagi keluarga Ashton. Mereka menyadari bahwa warisan sejati mereka bukan terletak pada tanah atau tradisi mereka, tetapi pada ikatan keluarga dan kemampuan mereka untuk saling mencintai dan mendukung. Film berakhir dengan keluarga Ashton yang berkumpul di rumah besar itu, kali ini dengan suasana yang lebih jujur dan otentik. Mereka berjanji untuk menghormati warisan keluarga mereka sambil menciptakan masa depan yang baru dan lebih baik.

Artikel ini membantu Anda memahami film lebih dalam.

📖 Lihat Selengkapnya