Kidnapping Inc. - Cerita Lengkap
Kidnapping Inc. menceritakan kisah Amadou, seorang pemuda yang hidup di Bamako, Mali, dan terjebak dalam lingkaran kemiskinan. Bersama teman-temannya, Igo dan Bibi, mereka berusaha mencari nafkah dengan berbagai cara, namun selalu gagal. Amadou memiliki mimpi besar untuk mengubah hidupnya dan keluarganya, terutama ibunya yang sakit-sakitan. Mereka merasa frustasi dengan kurangnya peluang di sekitar mereka.
ACT 1 (Setup)
Film dibuka dengan adegan Amadou dan teman-temannya mencoba mencuri sepeda motor, namun gagal total dan hampir tertangkap. Adegan ini memperlihatkan betapa putus asa dan nekatnya mereka untuk mencari uang. Kemudian, mereka berkumpul di tempat biasa mereka dan berdiskusi tentang rencana-rencana yang selalu kandas. Igo, yang lebih impulsif, menyarankan ide gila: menculik orang kaya dan meminta tebusan. Awalnya Amadou ragu, namun tekanan ekonomi dan desakan Igo membuatnya mempertimbangkan ide tersebut. Bibi, yang lebih bijaksana, mencoba memperingatkan mereka tentang bahaya dari tindakan tersebut, tetapi diabaikan.
Mereka mulai mengumpulkan informasi tentang orang-orang kaya di Bamako. Mereka mengincar Salim Traoré, seorang pengusaha sukses yang terkenal dengan kekayaannya. Mereka mempelajari rutinitasnya, keamanan di sekitarnya, dan kelemahannya. Mereka membeli peralatan sederhana seperti tali, kain penutup wajah, dan mobil bekas yang sudah reyot. Rencana mereka sangat mentah dan tidak profesional, mencerminkan pengalaman mereka yang minim.
ACT 2 (Conflict)
Setelah beberapa hari persiapan, mereka memutuskan untuk menjalankan rencana mereka. Mereka menunggu Salim Traoré di depan kantornya, dan ketika dia keluar, mereka menyergapnya. Penculikan itu berlangsung kacau dan berantakan. Mereka berhasil memasukkan Salim ke dalam mobil, namun beberapa orang melihat kejadian itu. Mereka melarikan diri dengan kecepatan tinggi, dikejar oleh beberapa mobil lain.
Mereka membawa Salim ke sebuah rumah kosong di pinggiran kota, yang mereka gunakan sebagai tempat persembunyian. Salim, yang ketakutan, mencoba bernegosiasi dengan mereka, menawarkan sejumlah uang agar dibebaskan. Amadou, yang menjadi pemimpin kelompok, menegaskan bahwa mereka menginginkan tebusan yang lebih besar dari yang Salim tawarkan. Mereka menghubungi keluarga Salim dan meminta tebusan yang sangat besar. Keluarga Salim, yang khawatir dengan keselamatannya, melaporkan kejadian itu ke polisi.
Polisi mulai melakukan penyelidikan besar-besaran. Mereka memasang pos pemeriksaan di seluruh kota dan berusaha melacak mobil yang digunakan para penculik. Sementara itu, Amadou, Igo, dan Bibi mulai merasakan tekanan. Mereka berdebat tentang bagaimana menangani Salim dan bagaimana menghindari polisi. Mereka juga mulai curiga satu sama lain, khawatir ada pengkhianat di antara mereka. Salim mencoba memanfaatkan keretakan di antara mereka untuk melarikan diri, tetapi gagal.
Situasi semakin memburuk ketika polisi berhasil melacak keberadaan mereka. Terjadi baku tembak antara para penculik dan polisi. Igo terluka parah dalam baku tembak tersebut. Amadou dan Bibi berhasil melarikan diri bersama Salim, meninggalkan Igo yang terluka di tempat persembunyian.
ACT 3 (Climax)
Amadou dan Bibi membawa Salim ke tempat persembunyian baru, sebuah gubuk kecil di tengah hutan. Mereka semakin putus asa dan kebingungan. Amadou mulai meragukan seluruh rencana mereka dan merasa bersalah atas apa yang telah terjadi. Bibi mencoba menenangkannya dan meyakinkannya bahwa mereka akan menemukan jalan keluar.
Polisi terus mengejar mereka, dipimpin oleh seorang inspektur yang cerdas dan berpengalaman. Inspektur tersebut berhasil mengumpulkan informasi tentang para penculik dan motif mereka. Dia juga mengetahui bahwa Salim adalah target yang salah, karena pengusaha tersebut sedang mengalami masalah keuangan.
Amadou memutuskan untuk menghubungi keluarga Salim lagi dan menurunkan jumlah tebusan. Dia juga berjanji untuk membebaskan Salim jika tebusan dibayarkan. Keluarga Salim setuju untuk membayar tebusan tersebut. Mereka bertemu di sebuah tempat yang disepakati untuk melakukan pertukaran.
Saat pertukaran tebusan berlangsung, polisi muncul dan mengepung tempat tersebut. Terjadi baku tembak yang sengit antara Amadou, Bibi, dan polisi. Salim berhasil melarikan diri selama kekacauan tersebut. Bibi tertembak dan tewas. Amadou, yang putus asa, mencoba melarikan diri, namun akhirnya tertangkap.
ACT 4 (Resolution)
Amadou ditangkap dan dibawa ke kantor polisi. Dia diinterogasi tentang penculikan tersebut dan motifnya. Dia mengakui perbuatannya dan mengungkapkan penyesalannya. Dia juga menceritakan tentang Igo dan Bibi.
Igo, yang terluka, ditangkap di tempat persembunyian lama mereka. Dia dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis. Salim Traoré selamat dari penculikan tersebut, tetapi trauma dengan kejadian itu. Dia berjanji untuk membantu keluarga Igo dan Bibi.
Film berakhir dengan adegan Amadou di penjara, merenungkan kesalahan yang telah diperbuatnya. Dia menyadari bahwa tindakannya telah menghancurkan hidupnya dan hidup orang-orang di sekitarnya. Dia berharap suatu hari nanti bisa menebus kesalahannya dan mendapatkan kesempatan kedua. Meskipun gagal, Amadou memahami dampak tindakannya dan menyadari biaya dari keserakahan dan keputusasaan. Film ini meninggalkan pesan tentang pentingnya membuat pilihan yang tepat dan konsekuensi dari tindakan kriminal.
Artikel ini membantu Anda memahami film lebih dalam.