How to Train Your Dragon - Cerita Lengkap

Layar Bioskop
⏱️ 4 menit membaca

Di pulau Berk, sebuah pulau Viking yang terletak di Laut Barbaric, kehidupan sehari-hari diwarnai oleh serangan naga yang mencuri ternak dan menghancurkan properti. Hiccup Horrendous Haddock III, seorang remaja Viking kurus dan canggung, adalah putra dari Stoick the Vast, kepala suku yang dihormati dan seorang pejuang naga legendaris. Hiccup tidak cocok dengan fisik dan kecakapan bertarung Viking lainnya, dan lebih memilih merancang mesin-mesin aneh di bengkel pandai besi dengan mentornya, Gobber the Belch.

ACT 1 (Setup)

Selama serangan naga, Hiccup menggunakan bola meriam yang dia rancang untuk menembak jatuh Night Fury, naga yang paling ditakuti dan sulit dipahami. Tidak ada yang percaya padanya, tetapi dia bersikeras untuk mencari naga yang jatuh itu di hutan. Dia menemukannya terjerat di hutan, tidak berdaya. Hiccup berencana membunuh naga itu untuk membuktikan dirinya kepada sukunya, tetapi ketika dia mendekat, dia tidak bisa memaksa dirinya untuk melakukannya. Dia membebaskan naga itu tetapi melukainya.

Merasa bersalah dan penasaran, Hiccup mulai mengunjungi naga itu secara diam-diam. Dia menemukan bahwa naga itu tidak bisa terbang karena bola meriamnya telah merusak salah satu sayapnya. Hiccup mulai merancang dan membuat semacam alat pelana dan sirip ekor buatan untuk memungkinkan naga itu terbang lagi. Dia juga menamai naga itu Toothless, karena gigi Toothless bisa ditarik. Selama proses ini, Hiccup belajar lebih banyak tentang naga dan menemukan bahwa mereka tidak seburuk yang orang pikirkan.

Sementara itu, Stoick mendaftarkan Hiccup dalam pelatihan naga, sebuah program yang diajarkan oleh Gobber untuk melatih remaja Viking menjadi pembunuh naga. Hiccup sama sekali tidak tertarik, tetapi Stoick bersikeras agar dia berpartisipasi. Di pelatihan, Hiccup menggunakan pengetahuannya tentang naga, yang dia peroleh dari Toothless, untuk mengatasi dan menjinakkan naga yang dilatih. Dia dengan cepat menjadi siswa terbaik, membuat iri teman-temannya, termasuk Astrid, seorang Viking muda yang tangguh dan ambisius.

ACT 2 (Conflict)

Astrid curiga dengan peningkatan mendadak Hiccup dalam pelatihan dan memutuskan untuk mengikutinya. Dia menyaksikan Hiccup dan Toothless terbang bersama dan mengira Hiccup diculik. Dia menghadapi Hiccup dan Toothless, dan Toothless membawa mereka terbang. Awalnya takut, Astrid akhirnya takjub dengan pengalaman terbang dan dengan hubungan antara Hiccup dan Toothless. Hiccup menjelaskan bahwa naga tidak jahat dan bahwa ada alasan mengapa mereka menyerang Berk.

Saat terbang, mereka menemukan kawanan naga yang lebih besar yang mengangkut makanan ke sarang naga raksasa. Sarang itu dihuni oleh Red Death, naga kolosal yang memaksa naga yang lebih kecil untuk mencuri makanan untuknya, atau mereka akan dimakan. Hiccup dan Astrid kembali ke Berk untuk memperingatkan sukunya tentang Red Death.

Namun, Hiccup ketahuan oleh ayahnya, Stoick, saat dia mencoba menjelaskan. Stoick, merasa dikhianati dan marah, menolak untuk mendengarkan dan menyalahkan Toothless atas masalah tersebut. Dalam kemarahan dan kesedihannya, Stoick mengurung Toothless dan berencana menggunakan naga itu untuk menemukan sarang naga. Hiccup sangat terpukul.

ACT 3 (Climax)

Dengan bantuan teman-temannya, Hiccup meyakinkan mereka bahwa ada cara yang lebih baik. Mereka memutuskan untuk terbang dengan naga yang mereka latih untuk menghentikan Stoick dan para Viking lainnya menyerang sarang. Mereka tiba tepat pada waktunya untuk melihat armada Viking diserang oleh Red Death.

Pertempuran besar terjadi antara Viking dan Red Death. Red Death membuktikan dirinya terlalu kuat bagi naga yang dilatih, dan Viking menderita kerugian besar. Selama pertempuran, Toothless, yang telah berhasil melarikan diri dari penjaranya dengan bantuan Gobber, tiba untuk membantu Hiccup.

Hiccup dan Toothless bergabung dalam pertempuran melawan Red Death. Mereka berhasil memancing Red Death ke langit dan, dalam manuver yang berani, menembak jatuh Red Death, menyebabkan Red Death jatuh ke laut dan meledak. Selama pertempuran, Toothless melindungi Hiccup dari api Red Death, tetapi akibatnya Hiccup jatuh dari Toothless dan kehilangan kaki kirinya di bawah lutut.

ACT 4 (Resolution)

Setelah pertempuran, Hiccup bangun di Berk dan menemukan bahwa dia telah diganti kakinya dengan prototipe yang dirancang Gobber. Dia disambut sebagai pahlawan oleh sukunya, yang sekarang mengerti bahwa naga tidak boleh ditakuti tetapi bisa dijinakkan. Para Viking dan naga sekarang hidup berdampingan secara damai di Berk. Hiccup dan Toothless terus terbang bersama, menjelajahi dunia dan menjaga perdamaian antara manusia dan naga. Hiccup menjadi panutan dan inspirasi bagi generasinya, menunjukkan bahwa bahkan orang yang paling tidak mungkin pun dapat mencapai hal-hal besar. Hiccup dan Astrid, yang mengakui keberanian dan kecerdasan Hiccup, memulai hubungan romantis. Berk telah berubah selamanya, dari pulau Viking yang terobsesi membunuh naga menjadi rumah bagi naga dan penunggang naga.

Artikel ini membantu Anda memahami film lebih dalam.

📖 Lihat Selengkapnya