Free - Cerita Lengkap

Layar Bioskop
⏱️ 4 menit membaca

Free

ACT 1 (Setup)

Film dibuka dengan menampilkan kehidupan sehari-hari Abi, seorang pemuda yang bekerja di sebuah pabrik tekstil yang kumuh dan membosankan. Abi merasa terperangkap dalam rutinitas yang monoton, setiap hari melakukan pekerjaan yang sama tanpa harapan akan perubahan. Ia tinggal bersama ibunya yang sakit-sakitan di sebuah rumah kontrakan kecil di pinggiran kota. Kehidupan Abi dipenuhi dengan kesulitan ekonomi dan tekanan untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari.

Di tempat kerja, Abi memiliki beberapa teman yang senasib dengannya. Mereka sering bercanda dan saling menyemangati untuk meringankan beban pekerjaan. Namun, Abi merasa ada sesuatu yang hilang dalam hidupnya. Ia sering bermimpi tentang kebebasan dan petualangan, sesuatu yang jauh dari jangkauannya.

Suatu hari, saat pulang kerja, Abi melihat sekelompok anak muda bermain parkour di sebuah taman. Ia terpukau dengan kelincahan dan keberanian mereka dalam melompati rintangan. Abi merasa tertarik dan ingin mencoba parkour, namun ia ragu karena merasa tidak memiliki kemampuan yang cukup.

Abi kemudian bertemu dengan seorang pria bernama Rizal, salah satu anggota kelompok parkour tersebut. Rizal melihat potensi dalam diri Abi dan menawarkan untuk mengajarinya. Abi awalnya ragu, namun akhirnya ia menerima tawaran Rizal dengan harapan dapat menemukan sesuatu yang baru dalam hidupnya.

ACT 2 (Conflict)

Abi mulai berlatih parkour dengan Rizal dan teman-temannya. Ia belajar berbagai teknik dasar dan semakin mahir dalam melompati rintangan. Abi merasa senang dan bersemangat dengan kegiatan barunya. Parkour memberikan Abi kebebasan dan rasa percaya diri yang selama ini ia cari.

Namun, kehidupan Abi tidak sepenuhnya berjalan mulus. Ibunya tidak setuju dengan hobinya karena takut Abi akan terluka. Selain itu, Abi juga mengalami kesulitan dalam mengatur waktu antara pekerjaan, merawat ibunya, dan berlatih parkour.

Di tempat kerja, Abi terlibat dalam konflik dengan atasannya karena sering datang terlambat akibat latihan parkour. Atasannya memperingatkan Abi bahwa ia akan dipecat jika terus melakukan kesalahan. Abi merasa tertekan dan bingung harus bagaimana.

Suatu hari, kelompok parkour Rizal mendapatkan tawaran untuk tampil dalam sebuah kompetisi besar. Hadiahnya sangat menggiurkan, dan mereka membutuhkan uang untuk membantu biaya pengobatan ibunya. Abi sangat ingin mengikuti kompetisi tersebut, namun ia takut akan mengecewakan ibunya dan kehilangan pekerjaannya.

Abi menghadapi dilema yang sulit. Ia harus memilih antara mengejar impiannya atau memenuhi tanggung jawabnya terhadap keluarga. Abi merasa bimbang dan tidak tahu apa yang harus ia lakukan.

ACT 3 (Climax)

Abi memutuskan untuk mengikuti kompetisi parkour meskipun ditentang oleh ibunya. Ia berjanji akan berhati-hati dan tidak akan mengambil risiko yang berbahaya. Abi berlatih keras bersama teman-temannya untuk mempersiapkan diri menghadapi kompetisi.

Pada hari kompetisi, Abi dan teman-temannya tampil dengan sangat baik. Mereka berhasil melompati semua rintangan dengan lancar dan memukau para penonton. Abi menunjukkan kemampuan terbaiknya dan membuat Rizal bangga.

Namun, saat Abi sedang melakukan trik terakhir, ia mengalami kecelakaan dan jatuh dari ketinggian. Abi terluka parah dan harus dilarikan ke rumah sakit. Ibunya sangat sedih dan menyesal karena telah menentang hobinya.

Di rumah sakit, Abi mengalami masa kritis. Dokter mengatakan bahwa ia harus menjalani operasi yang rumit dan berisiko. Abi merasa putus asa dan tidak tahu apakah ia akan selamat.

ACT 4 (Resolution)

Teman-teman Abi dan Rizal datang menjenguknya di rumah sakit. Mereka memberikan dukungan moral dan semangat kepada Abi. Mereka mengatakan bahwa mereka bangga dengan Abi dan akan selalu ada untuknya.

Ibu Abi akhirnya menyadari kesalahannya dan meminta maaf kepada Abi. Ia mengatakan bahwa ia akan mendukung apapun yang membuat Abi bahagia. Abi merasa terharu dan memaafkan ibunya.

Abi menjalani operasi dengan sukses dan perlahan-lahan pulih. Selama masa pemulihan, Abi belajar banyak tentang arti kehidupan dan pentingnya keluarga dan persahabatan. Ia menyadari bahwa kebebasan sejati bukanlah hanya tentang melompat dan berlari, tetapi juga tentang memiliki orang-orang yang mencintai dan mendukungnya.

Setelah pulih sepenuhnya, Abi kembali berlatih parkour dengan teman-temannya. Ia tidak lagi terobsesi dengan kompetisi dan kemenangan, tetapi lebih menikmati proses dan kebersamaan. Abi juga memperbaiki hubungannya dengan ibunya dan menjadi lebih bertanggung jawab.

Film berakhir dengan Abi dan teman-temannya bermain parkour di taman, menikmati kebebasan dan kebahagiaan mereka. Abi akhirnya menemukan jati dirinya dan menjalani hidup yang lebih bermakna. Ia belajar bahwa kebebasan sejati dapat ditemukan dalam hal-hal sederhana dan dalam hubungan yang tulus.

Artikel ini membantu Anda memahami film lebih dalam.

📖 Lihat Selengkapnya