Five Nights at Freddy's 2 - Cerita Lengkap
Five Nights at Freddy's 2
ACT 1 (Setup)
Jeremy Fitzgerald, seorang pemuda yang mencari pekerjaan, melamar posisi penjaga keamanan malam di Freddy Fazbear's Pizza yang baru. Restoran ini adalah lokasi yang lebih modern dan canggih daripada pendahulunya, dilengkapi dengan animatronik baru yang lebih ramah dan interaktif yang dikenal sebagai animatronik "Toy": Toy Freddy, Toy Bonnie, Toy Chica, dan Mangle, versi rusak dan dirakit ulang dari Foxy. Jeremy menerima tawaran tersebut dan memulai shift pertamanya pada pukul 12 malam.
Sebelum memulai tugasnya, Jeremy menerima panggilan telepon dari seorang pria misterius, yang dikenal sebagai "Phone Guy". Pria itu menjelaskan bahwa restoran tersebut sedang mengalami beberapa masalah dengan animatronik. Ia meyakinkan Jeremy bahwa animatronik itu sebenarnya aman dan hanya diprogram untuk berkeliaran bebas di siang hari untuk mencegah penguncian servo. Namun, di malam hari, animatronik tersebut menjadi tidak dapat diprediksi. Phone Guy memberitahu Jeremy bahwa ia harus memakai topeng Freddy Fazbear untuk menipu animatronik agar mengira dia adalah salah satu dari mereka dan meninggalkannya sendiri. Dia juga memperingatkan Jeremy tentang keberadaan "The Puppet", sebuah entitas misterius yang harus dijaga agar tetap berada di dalam kotak musiknya.
Jeremy memasuki kantornya, sebuah ruangan kecil dengan tiga pintu masuk: koridor utama di depannya, ventilasi di sebelah kiri, dan ventilasi di sebelah kanan. Kantor tersebut dilengkapi dengan senter yang dapat digunakan untuk memeriksa koridor dan ventilasi, serta topeng Freddy Fazbear yang dapat dikenakan untuk menghindari animatronik. Tidak ada pintu untuk menutup atau mengunci ruangan, menjadikan Jeremy rentan terhadap serangan.
Malam pertama berjalan dengan menegangkan. Jeremy mempelajari cara menggunakan topeng dan senter, serta bagaimana menjaga kotak musik Puppet tetap berputar dengan menggunakan kamera pengawas. Dia berhasil menghindari Toy Freddy, Toy Bonnie, Toy Chica, dan Mangle, yang semuanya mencoba memasuki kantornya. Dia juga belajar tentang keberadaan animatronik lama, termasuk Freddy Fazbear, Bonnie, Chica, dan Foxy yang sudah rusak dan ditinggalkan di Ruang Suku Cadang dan Layanan.
ACT 2 (Conflict)
Setiap malam yang berlalu, animatronik menjadi semakin agresif dan tidak dapat diprediksi. Phone Guy terus memberikan instruksi dan petunjuk kepada Jeremy, mengungkapkan lebih banyak tentang sejarah gelap restoran tersebut dan hilangnya anak-anak yang tragis yang diyakini terkait dengan animatronik. Jeremy mengetahui bahwa animatronik dihantui oleh jiwa anak-anak yang terbunuh.
Jeremy menemukan bahwa animatronik lama lebih berbahaya daripada animatronik Toy. Mereka bergerak lebih cepat dan lebih agresif, dan topeng Freddy tidak selalu efektif terhadap mereka. Foxy, khususnya, menjadi ancaman besar. Dia dapat menyerbu kantor dengan kecepatan tinggi dan menyerang Jeremy jika dia tidak disorot dengan senter pada saat yang tepat.
The Puppet menjadi semakin aktif. Jika kotak musiknya berhenti berputar, Puppet akan keluar dari kotaknya dan mengejar Jeremy. Puppet kebal terhadap topeng Freddy, sehingga Jeremy harus memastikan bahwa kotak musik selalu berputar untuk menghindari kematian yang pasti.
Jeremy mulai mengalami halusinasi dan mimpi buruk. Dia melihat gambar-gambar mengerikan dari animatronik dan anak-anak yang hilang. Dia mulai mempertanyakan kewarasannya dan mempertanyakan apakah dia benar-benar aman di restoran tersebut.
Malam kelima menjadi malam yang paling sulit. Semua animatronik aktif dan agresif. Jeremy harus menggunakan semua keahliannya dan keberuntungannya untuk bertahan hidup. Dia hampir kehabisan daya baterai untuk senternya dan hampir gagal menjaga kotak musik Puppet tetap berputar. Namun, dia berhasil bertahan sampai pukul 6 pagi.
ACT 3 (Climax)
Setelah selamat dari malam kelima, Jeremy menerima panggilan telepon terakhir dari Phone Guy. Pria itu terdengar sangat ketakutan dan putus asa. Dia mengungkapkan bahwa restoran tersebut akan ditutup karena penyelidikan yang sedang berlangsung terhadap insiden yang melibatkan animatronik. Dia juga mengatakan bahwa seseorang telah menggunakan salah satu kostum animatronik untuk menculik anak-anak.
Saat Phone Guy berbicara, dia diserang oleh animatronik. Panggilannya berakhir dengan teriakan mengerikan. Jeremy ditinggalkan sendiri, tanpa bantuan atau panduan.
Jeremy memutuskan untuk menghabiskan malam keenam. Dia merasa berkewajiban untuk mengungkap kebenaran tentang apa yang terjadi di restoran tersebut. Dia tahu bahwa dia mempertaruhkan nyawanya, tetapi dia tidak bisa meninggalkan misteri ini begitu saja.
Malam keenam adalah malam yang paling intens dan menakutkan dari semuanya. Semua animatronik menyerang Jeremy secara bersamaan. Dia harus terus-menerus memeriksa koridor dan ventilasi, memakai topeng Freddy, dan menjaga kotak musik Puppet tetap berputar. Dia berjuang mati-matian untuk bertahan hidup.
Di tengah kekacauan, Jeremy melihat sosok bayangan di koridor. Sosok itu tampak seperti versi hitam dan menyeramkan dari Freddy Fazbear. Sosok itu mendekat dan menatap Jeremy dengan mata merah menyala. Jeremy merasa ngeri. Dia tahu bahwa dia tidak bisa mengalahkan sosok ini.
ACT 4 (Resolution)
Tepat sebelum sosok bayangan menyerang Jeremy, jam menunjukkan pukul 6 pagi. Animatronik tiba-tiba berhenti bergerak dan menjadi tidak aktif. Jeremy telah berhasil bertahan hidup.
Jeremy menerima gaji dan instruksi untuk bekerja pada shift siang untuk mengawasi animatronik pada sebuah pesta. Dia diperintahkan untuk tetap dekat dengan animatronik dan memastikan tidak ada yang aneh terjadi. Restoran tersebut akan ditutup tak lama kemudian.
Keesokan harinya, Jeremy digigit oleh salah satu animatronik, dalam sebuah insiden yang kemudian dikenal sebagai "Gigitan '87". Gigitan tersebut merusak lobus frontal otaknya, menyebabkan kerusakan permanen. Restoran Freddy Fazbear's Pizza ditutup secara permanen. Animatronik dibongkar dan dibuang.
Nasib Jeremy tidak diketahui. Namun, diasumsikan bahwa dia mengalami pemulihan yang panjang dan sulit. Dia tidak pernah bekerja sebagai penjaga keamanan lagi. Misteri hilangnya anak-anak yang hilang dan kebenaran tentang animatronik tetap tidak terpecahkan. Arwah anak-anak yang terperangkap di dalam animatronik terus menghantui sisa-sisa Freddy Fazbear's Pizza.
Artikel ini membantu Anda memahami film lebih dalam.