El cielo de los animales - Cerita Lengkap

Layar Bioskop
⏱️ 3 menit membaca

ACT 1 (Setup)

Alberto, seorang penjaga kebun binatang yang dililit hutang dan depresi berat, tinggal di sebuah kota kecil di pegunungan Andes bersama istrinya, Margarita, dan dua putrinya yang lebih muda, Aurora dan Camila. Kehidupan mereka sangat sulit; Alberto berjudi untuk mencoba melunasi hutangnya, tetapi sering kali gagal. Margarita bekerja sebagai guru sekolah dasar, tetapi gajinya tidak mencukupi. Anak-anak mereka tinggal di lingkungan kumuh di kaki gunung.

Suatu hari, badai salju besar melanda kota tersebut. Pemerintah mengumumkan bahwa penduduk harus dievakuasi. Alberto, Margarita, dan anak-anaknya bersiap untuk pergi, tetapi Alberto menerima panggilan telepon. Disebutkan bahwa ada pesawat khusus yang berangkat ke tempat yang lebih baik - "surga hewan". Pesawat ini hanya untuk orang-orang yang paling membutuhkan.

Alberto memutuskan bahwa dia dan keluarganya harus naik pesawat itu. Dia mengatakan pada Margarita bahwa ini adalah kesempatan mereka untuk memulai hidup baru, kesempatan yang mungkin tidak akan pernah datang lagi. Margarita awalnya ragu, tetapi Alberto meyakinkannya.

ACT 2 (Conflict)

Alberto melakukan segala cara untuk memastikan keluarganya masuk ke pesawat. Dia pergi ke kasino lokal untuk mencoba memenangkan uang yang bisa dia gunakan untuk menyuap seseorang. Namun, dia kehilangan semua uang yang dia miliki.

Dalam keputusasaannya, Alberto mendekati seorang pria bernama Soto, seorang bos kejahatan lokal yang dikenal kejam. Alberto menawarkan Soto sebuah kesepakatan: dia akan bekerja untuk Soto sebagai imbalan atas bantuan Soto untuk mendapatkan tempat di pesawat. Soto setuju, tetapi persyaratannya mengerikan.

Soto memerintahkan Alberto untuk melakukan serangkaian tindakan kriminal, termasuk pencurian dan penyerangan. Alberto merasa bersalah dan konflik batinnya semakin meningkat. Dia menyadari bahwa dia telah melakukan hal-hal buruk untuk keluarganya. Margarita mulai mencurigai apa yang dilakukan Alberto, dan hubungan mereka menjadi tegang.

Ketika hari keberangkatan pesawat semakin dekat, Alberto semakin putus asa. Dia berhasil mendapatkan tiket palsu untuk keluarganya, tetapi dia tahu bahwa mereka berisiko tertangkap. Dia berencana melarikan diri dengan keluarganya sebelum mereka diusir.

ACT 3 (Climax)

Di hari keberangkatan, Alberto, Margarita, Aurora, dan Camila tiba di bandara. Suasana di sana sangat kacau. Orang-orang berdesakan dan berteriak, berebut untuk naik ke pesawat.

Alberto berusaha menyembunyikan keluarganya dari keramaian, tetapi mereka terlihat oleh salah satu anak buah Soto. Orang itu mencoba menangkap Alberto, tetapi Alberto melawan. Terjadi perkelahian sengit.

Margarita dan anak-anak melarikan diri ke dalam pesawat. Alberto berhasil mengalahkan orang itu, tetapi dia terluka parah. Dia berlari ke pesawat, tetapi pintu sudah mulai tertutup.

Alberto melihat Margarita dan anak-anaknya melalui jendela. Mereka menangis dan memohon padanya untuk ikut. Alberto mencoba membuka pintu, tetapi tidak bisa. Pesawat lepas landas, meninggalkan Alberto di belakang.

ACT 4 (Resolution)

Alberto ditinggalkan sendirian di bandara yang kosong. Dia merasa hancur dan menyesal. Dia telah mengorbankan segalanya untuk keluarganya, tetapi dia gagal melindungi mereka.

Alberto kembali ke kota yang ditinggalkan. Dia menemukan bahwa Soto telah ditangkap oleh polisi. Alberto memutuskan untuk menyerahkan diri juga.

Beberapa waktu kemudian, Alberto berada di penjara. Dia merindukan keluarganya, tetapi dia tahu bahwa mereka aman dan bahagia di tempat yang lebih baik. Dia berharap suatu hari nanti dia bisa bergabung dengan mereka.

Adegan terakhir menunjukkan pesawat terbang tinggi di atas pegunungan Andes. Aurora melihat ke luar jendela dan tersenyum. Dia tahu bahwa ayah mereka selalu bersama mereka, dalam hati mereka. Mereka menuju masa depan yang tidak pasti, tetapi penuh harapan.

Artikel ini membantu Anda memahami film lebih dalam.

📖 Lihat Selengkapnya