Dead Souls - Cerita Lengkap
ACT 1 (Setup)
Pavel Ivanovich Chichikov, seorang pria berpakaian rapi dan sopan, tiba di sebuah kota kecil di Rusia dan langsung berusaha menjalin hubungan baik dengan para pejabat dan pemilik tanah setempat. Ia mengunjungi gubernur, kepala polisi, jaksa, dan pemilik tanah yang berpengaruh seperti Manilov dan Sobakevich. Ia tampak sangat ramah dan memberikan pujian yang tulus kepada setiap orang, mencoba mencari tahu cara terbaik untuk mendapatkan keuntungan di daerah tersebut. Chichikov tinggal di penginapan sederhana dan berhati-hati untuk tidak menarik perhatian yang tidak perlu. Ia memulai percakapan santai dengan para pejabat dan pemilik tanah, menanyakan tentang kondisi ekonomi dan kehidupan di daerah tersebut. Ia juga dengan cermat mengamati karakter dan kebiasaan setiap orang yang ia temui. Setelah beberapa hari bersosialisasi, Chichikov mulai mengimplementasikan rencananya yang sebenarnya. Ia mengunjungi Manilov, seorang pemilik tanah yang sentimental dan idealis, di perkebunan Manilovka yang berantakan. Di sana, Chichikov mengungkapkan tujuan kedatangannya yang sebenarnya: ia ingin membeli "jiwa-jiwa mati" - yaitu, para petani yang telah meninggal sejak sensus terakhir tetapi secara hukum masih terdaftar sebagai milik pemilik tanah. Manilov, yang terkejut dengan permintaan aneh itu, akhirnya setuju untuk menjual jiwa-jiwa mati miliknya kepada Chichikov dengan harga murah, bahkan secara gratis, karena ia merasa terhormat dengan permintaan tersebut.
ACT 2 (Conflict)
Chichikov kemudian mengunjungi Sobakevich, seorang pemilik tanah yang kuat, kasar, dan sangat curiga. Sobakevich tidak mudah tertipu oleh keramahan Chichikov. Ia dengan cepat memahami bahwa Chichikov menginginkan sesuatu dan bersikeras untuk mendapatkan harga yang tinggi untuk jiwa-jiwa mati tersebut. Meskipun Chichikov berusaha menawar, Sobakevich tetap bersikeras pada harganya. Setelah negosiasi yang sulit dan panjang, Chichikov akhirnya terpaksa membayar harga yang diminta Sobakevich. Selanjutnya, Chichikov mengunjungi Nozdrvov, seorang penjudi dan pembuat onar yang suka berbohong dan menipu. Nozdrvov awalnya menyambut Chichikov dengan hangat, tetapi kemudian menolak menjual jiwa-jiwa matinya. Sebaliknya, ia menawarkan Chichikov untuk bermain kartu dan mempertaruhkan jiwa-jiwa mati tersebut. Chichikov menolak tawaran tersebut, mengetahui bahwa ia akan dicurangi. Nozdrvov kemudian mencoba memaksanya untuk membeli seluruh perkebunannya, termasuk kuda-kuda dan anjing-anjingnya. Pertengkaran pecah, dan Chichikov terpaksa melarikan diri dari perkebunan Nozdrvov untuk menghindari kekerasan. Setelah melarikan diri dari Nozdrvov, Chichikov mengunjungi Plyushkin, seorang pemilik tanah yang sangat kikir dan hidup dalam kemiskinan yang ekstrem. Plyushkin dengan senang hati menjual jiwa-jiwa matinya kepada Chichikov dengan harga yang sangat murah, karena ia hanya ingin menyingkirkan beban pajak dan biaya yang terkait dengan mereka.
ACT 3 (Climax)
Kabar tentang pembelian jiwa-jiwa mati Chichikov mulai menyebar di kota. Orang-orang mulai berspekulasi tentang motifnya. Beberapa orang percaya bahwa ia adalah seorang jutawan yang menyamar, sementara yang lain curiga bahwa ia memiliki rencana jahat. Nozdrvov, yang dendam pada Chichikov, menyebarkan desas-desus bahwa Chichikov sebenarnya adalah seorang penipu yang ingin menculik putri gubernur. Desas-desus tersebut mencapai telinga gubernur dan pejabat lainnya. Mereka mulai curiga dan menyelidiki latar belakang Chichikov. Saat penyelidikan semakin intensif, Chichikov menjadi semakin cemas. Ia menyadari bahwa rencananya berada dalam bahaya. Ia berusaha untuk meninggalkan kota secepat mungkin, tetapi ia dihentikan oleh polisi. Ia ditangkap dan dipenjara.
ACT 4 (Resolution)
Di penjara, Chichikov bertemu dengan seorang pengacara yang menawarkan bantuannya. Pengacara itu menjelaskan bahwa tindakan Chichikov tidak sepenuhnya ilegal, tetapi ia telah melanggar beberapa peraturan kecil. Ia juga menjelaskan bahwa Chichikov telah menjadi korban desas-desus dan kecurigaan. Pengacara itu berhasil meyakinkan para pejabat untuk membebaskan Chichikov dari penjara. Namun, reputasi Chichikov telah hancur. Ia dipandang sebagai seorang penipu dan penjahat. Ia terpaksa meninggalkan kota dengan malu. Dalam perjalanan, Chichikov merenungkan kegagalannya. Ia menyadari bahwa ia telah mengejar kekayaan dan status dengan cara yang salah. Ia berjanji untuk mengubah cara hidupnya dan mencari penebusan. Sementara Chichikov meninggalkan kota, kusirnya, Selifan, yang mabuk, menyebabkan kecelakaan yang melukai kuda-kuda dan kereta. Kejadian ini melambangkan kekacauan dan ketidakpastian yang menyelimuti rencana Chichikov dan kehidupan di Rusia pada saat itu. Akhir cerita terbuka, meninggalkan penonton untuk merenungkan moralitas dan konsekuensi dari tindakan Chichikov.
Artikel ini membantu Anda memahami film lebih dalam.