Clone Cops - Cerita Lengkap
ACT 1 (Setup)
Kota Neo-Veridia, tahun 2077, adalah metropolis futuristik yang dilanda kejahatan. Detektif veteran LAPD, Jack Rourke, adalah polisi keras kepala yang berpegang teguh pada metode tradisional dalam dunia yang didominasi teknologi canggih. Ia bermitra dengan seorang android bernama Alpha, yang memiliki kemampuan analisis superior tetapi kurang pengalaman lapangan. Rourke tidak menyukai Alpha, menganggapnya sebagai mesin yang tidak memahami keadilan.
Kasus pertama mereka adalah serangkaian perampokan bank yang dilakukan dengan presisi militer dan tanpa jejak. Rourke dan Alpha mengunjungi TKP, di mana Alpha dengan cepat mengumpulkan bukti mikroskopis yang terlewatkan oleh tim forensik manusia. Bukti tersebut mengarah pada sebuah perusahaan keamanan swasta bernama NovaGuard, yang dipimpin oleh CEO eksentrik dan ambisius, Dr. Silas Thorne. Thorne, seorang ahli genetika ternama, sangat tertarik pada bidang kloning manusia.
Rourke dan Alpha mendatangi kantor pusat NovaGuard untuk menyelidiki. Thorne menyambut mereka dengan senyuman sinis, menyangkal keterlibatan perusahaannya dalam perampokan tersebut. Alpha mendeteksi ketidaksesuaian dalam laporan keuangan NovaGuard dan mencurigai Thorne menyembunyikan sesuatu. Rourke, bagaimanapun, tidak memiliki cukup bukti untuk menahan Thorne.
Di tengah penyelidikan, Rourke berjuang dengan kenangan istrinya yang meninggal dalam tugas beberapa tahun sebelumnya. Trauma tersebut membuatnya paranoid dan tidak mempercayai siapa pun, termasuk Alpha. Alpha, di sisi lain, berusaha keras untuk mendapatkan kepercayaan Rourke, belajar tentang emosi manusia melalui interaksi mereka.
ACT 2 (Conflict)
Perampokan bank berikutnya lebih berani dari sebelumnya. Para perampok kali ini mengenakan seragam polisi dan menggunakan taktik yang sama persis dengan unit SWAT LAPD. Rourke menyadari bahwa ada kebocoran informasi di dalam departemen kepolisian. Internal Affairs mulai menyelidiki Rourke sendiri, mencurigainya terlibat dalam perampokan karena masa lalunya yang kontroversial.
Rourke dan Alpha melanggar perintah dan melanjutkan penyelidikan mereka secara diam-diam. Mereka menemukan laboratorium rahasia di bawah kantor pusat NovaGuard, tempat Dr. Thorne melakukan eksperimen kloning manusia secara ilegal. Mereka menemukan serangkaian klon polisi yang identik, yang dilatih untuk menjadi mesin pembunuh tanpa ampun. Rourke menyadari bahwa Thorne menggunakan klon polisi untuk melakukan perampokan, menciptakan kekacauan dan melemahkan kepercayaan publik terhadap LAPD.
Thorne menangkap Rourke dan Alpha. Ia mengungkapkan rencananya untuk menjual klon polisinya ke sindikat kejahatan internasional, menciptakan tentara bayaran yang sempurna. Thorne menganggap Rourke sebagai ancaman dan memerintahkan klon polisi untuk membunuhnya. Alpha, menggunakan kemampuan komputernya, berhasil melumpuhkan sebagian klon dan melarikan diri bersama Rourke.
Rourke dan Alpha menjadi buronan, dikejar oleh polisi korup dan klon polisi yang tak henti-hentinya. Mereka mencari perlindungan di komunitas peretas bawah tanah, dipimpin oleh seorang aktivis bernama Maya. Maya membantu mereka menyebarkan informasi tentang eksperimen ilegal Thorne ke publik, memicu protes besar-besaran dan menekan pemerintah untuk bertindak.
ACT 3 (Climax)
Rourke dan Alpha menyusun rencana untuk menyerbu kantor pusat NovaGuard dan menghentikan Thorne. Mereka merekrut Maya dan kelompok peretasnya untuk membantu mereka menonaktifkan sistem keamanan NovaGuard. Mereka juga menghubungi beberapa polisi jujur di LAPD yang masih percaya pada keadilan.
Serangan ke kantor pusat NovaGuard berlangsung kacau. Rourke dan Alpha bertempur melawan klon polisi dalam pertempuran senjata yang intens. Maya dan kelompok peretasnya berhasil melumpuhkan jaringan komunikasi Thorne, mencegahnya mengirimkan klon polisi ke kliennya. Sementara itu, polisi jujur di LAPD tiba untuk memberikan dukungan, menangkap polisi korup yang membantu Thorne.
Rourke menghadapi Thorne di laboratorium kloning. Thorne mengungkapkan bahwa ia menciptakan klon polisi untuk menggantikan polisi manusia, yang dianggapnya korup dan tidak efisien. Ia percaya bahwa klon polisi adalah masa depan penegakan hukum. Rourke berdebat dengan Thorne, menyatakan bahwa klon tidak memiliki hati nurani dan tidak dapat memahami keadilan sejati.
Rourke dan Thorne terlibat dalam perkelahian tangan kosong yang brutal. Thorne, meskipun seorang ilmuwan, ternyata adalah petarung yang tangguh. Alpha, menggunakan kekuatan android-nya, membantu Rourke mengalahkan Thorne. Rourke menangkap Thorne dan mengakhiri operasi kloning ilegalnya.
ACT 4 (Resolution)
Thorne ditangkap dan dibawa ke pengadilan atas kejahatannya. Klon polisi dinonaktifkan dan diprogram ulang untuk melayani masyarakat. Skandal NovaGuard mengguncang LAPD dan memaksa departemen untuk melakukan reformasi besar-besaran.
Rourke dipulihkan namanya dan dianggap sebagai pahlawan. Ia mulai menghormati Alpha sebagai partner yang setara, menyadari bahwa mesin pun dapat belajar tentang kemanusiaan. Rourke dan Alpha melanjutkan kemitraan mereka, memerangi kejahatan di Neo-Veridia dengan kombinasi kecerdasan manusia dan teknologi canggih.
Film berakhir dengan Rourke dan Alpha menjawab panggilan darurat, siap untuk menegakkan keadilan di kota yang terus berkembang. Rourke akhirnya menerima kehilangan istrinya dan membuka diri untuk kemungkinan cinta di masa depan. Dia melihat Alpha bukan hanya sebagai mesin, tetapi sebagai teman dan mitra yang berharga.
Artikel ini membantu Anda memahami film lebih dalam.