あしたのありか - Cerita Lengkap
ACT 1 (Setup)
Film dimulai dengan memperkenalkan Kazuya, seorang fotografer lepas yang berjuang di Tokyo. Dia merasa kehilangan arah setelah kematian mendadak ayahnya, seorang fotografer alam terkenal yang sangat dia kagumi namun juga membuatnya merasa tertekan. Kazuya merasa tidak mampu mencapai standar ayahnya dan terus menerus mempertanyakan bakat dan tujuan hidupnya.
Dia bekerja serabutan, mengambil foto pernikahan dan acara-acara kecil, pekerjaan yang dia benci karena terasa jauh dari hasratnya. Hubungannya dengan ibunya tegang; ibunya sering membandingkannya dengan ayahnya dan membuatnya merasa bersalah karena tidak mengikuti jejak ayahnya. Kazuya juga memiliki seorang pacar bernama Yumi, seorang desainer grafis yang sabar dan pengertian. Namun, Kazuya kesulitan membuka diri padanya tentang perasaannya, yang menyebabkan keretakan dalam hubungan mereka.
Suatu hari, Kazuya menerima sebuah paket dari kampung halamannya, sebuah desa kecil yang terletak di pegunungan. Paket itu berisi sebuah kotak tua berisi barang-barang milik ayahnya, termasuk kamera tua dan sebuah buku catatan usang. Dalam buku catatan itu, Kazuya menemukan sketsa dan catatan tentang tempat rahasia di pegunungan, tempat yang ayahnya sebut "tempat esok hari."
Kazuya awalnya enggan, tetapi dorongan dari Yumi dan rasa penasaran yang tiba-tiba muncul membuatnya memutuskan untuk kembali ke kampung halamannya. Dia berharap perjalanan ini dapat membantunya memahami ayahnya dan menemukan kembali dirinya sendiri.
ACT 2 (Conflict)
Sesampainya di kampung halamannya, Kazuya disambut hangat oleh penduduk desa, yang semuanya mengenal dan menghormati ayahnya. Namun, dia juga merasakan jarak dan kerinduan akan masa lalu yang tidak bisa dia pahami sepenuhnya.
Dia mulai mencari "tempat esok hari" berdasarkan petunjuk yang ada dalam buku catatan ayahnya. Perjalanannya membawanya melalui hutan belantara yang indah dan menantang, di mana dia menghadapi kesulitan fisik dan emosional. Dia belajar lebih banyak tentang ayahnya dari orang-orang di desa, mendengar cerita-cerita tentang kebaikan dan semangat ayahnya, tetapi juga tentang kesepian dan obsesinya pada fotografi alam.
Saat Kazuya semakin dekat dengan "tempat esok hari," dia bertemu dengan seorang wanita tua bernama Hana, yang merupakan sahabat dekat ayahnya. Hana menceritakan tentang rahasia yang disembunyikan ayahnya: bahwa ayahnya selalu merasa bersalah karena meninggalkan keluarganya untuk mengejar karirnya sebagai fotografer. Hana mendorong Kazuya untuk memaafkan ayahnya dan menemukan jalannya sendiri.
Hubungan Kazuya dengan Yumi juga mengalami pasang surut selama perjalanan ini. Yumi datang mengunjungi Kazuya di kampung halamannya, tetapi Kazuya masih kesulitan membuka diri. Yumi merasa frustrasi dan mempertanyakan masa depan hubungan mereka.
ACT 3 (Climax)
Setelah perjuangan panjang, Kazuya akhirnya menemukan "tempat esok hari," sebuah air terjun tersembunyi yang terletak di tengah hutan. Tempat itu indah dan damai, dan Kazuya merasakan kehadiran ayahnya di sana.
Dia mengambil kamera tua ayahnya dan mulai memotret air terjun. Saat dia memotret, dia menyadari bahwa dia tidak berusaha untuk meniru ayahnya, tetapi untuk mengekspresikan dirinya sendiri. Dia menemukan kembali hasratnya pada fotografi dan mulai melihat dunia dengan cara yang baru.
Namun, saat dia berada di air terjun, Kazuya menerima telepon dari ibunya. Ibunya memberi tahu bahwa Yumi mengalami kecelakaan mobil dan berada di rumah sakit. Kazuya merasa bersalah dan panik. Dia menyadari bahwa dia telah mengabaikan Yumi dan bahwa dia hampir kehilangan dia.
ACT 4 (Resolution)
Kazuya segera kembali ke Tokyo dan bergegas ke rumah sakit. Dia menemukan Yumi dalam keadaan stabil, tetapi dia terluka parah. Kazuya meminta maaf kepada Yumi karena telah mengabaikannya dan berjanji untuk menjadi orang yang lebih baik.
Yumi memaafkan Kazuya dan mengatakan kepadanya bahwa dia mencintainya. Mereka berdua menyadari bahwa mereka harus bekerja keras untuk membangun kembali hubungan mereka.
Kazuya memutuskan untuk kembali ke Tokyo dan mengejar karirnya sebagai fotografer dengan semangat baru. Dia tidak lagi merasa tertekan oleh bayangan ayahnya, tetapi dia terinspirasi oleh semangat dan dedikasi ayahnya.
Dia membuka sebuah pameran foto yang menampilkan foto-foto yang dia ambil di kampung halamannya, termasuk foto-foto "tempat esok hari." Pameran itu sukses besar, dan Kazuya diakui sebagai seorang fotografer berbakat.
Film berakhir dengan Kazuya dan Yumi berjalan-jalan di taman, berpegangan tangan. Mereka berdua menatap masa depan dengan optimisme dan harapan. Kazuya akhirnya menemukan "tempat esok hari"-nya, bukan hanya tempat fisik, tetapi juga sebuah tempat dalam hatinya di mana dia merasa damai dan bahagia. Dia belajar untuk memaafkan ayahnya dan menemukan jalannya sendiri dalam hidup, dan dia menyadari pentingnya cinta dan hubungan dalam hidupnya.
Artikel ini membantu Anda memahami film lebih dalam.