Attempted Murder - Cerita Lengkap
Attempted Murder
ACT 1 (Setup)
Film dibuka dengan adegan di sebuah rumah mewah yang terletak di pinggiran kota. Keluarga Hartono, yang terdiri dari Surya Hartono, seorang pengusaha sukses, istrinya, Riana Hartono, dan kedua anak mereka, Maya dan Andre, tampak bahagia dan harmonis. Surya dikenal sebagai sosok yang perfeksionis dan sangat protektif terhadap keluarganya. Riana adalah seorang ibu rumah tangga yang lembut dan penuh perhatian. Maya, anak sulung mereka, adalah seorang mahasiswi yang cerdas dan mandiri, sementara Andre, anak bungsu, masih duduk di bangku SMA dan cenderung pemberontak.
Kehidupan mereka yang tenang dan damai mulai terusik ketika Surya menerima serangkaian ancaman misterius. Ancaman-ancaman tersebut datang dalam bentuk surat tanpa nama yang berisi kata-kata kasar dan peringatan tentang bahaya yang akan menimpa keluarganya. Surya, yang merasa sangat khawatir, meningkatkan keamanan rumahnya dengan memasang kamera pengawas dan menyewa seorang satpam pribadi bernama Budi.
Namun, ancaman tersebut tidak berhenti. Suatu malam, saat keluarga Hartono sedang makan malam, lampu di rumah mereka tiba-tiba padam. Suasana menjadi panik. Surya segera mengambil pistol yang selalu disimpannya di laci meja makan. Saat Surya sedang memeriksa keadaan, terdengar suara tembakan. Riana jatuh ke lantai bersimbah darah.
ACT 2 (Conflict)
Polisi segera tiba di tempat kejadian perkara. Inspektur Rahman, seorang detektif senior yang berpengalaman, ditugaskan untuk menangani kasus percobaan pembunuhan Riana Hartono. Inspektur Rahman mulai melakukan penyelidikan dengan memeriksa tempat kejadian perkara, mewawancarai para saksi, dan mengumpulkan bukti-bukti yang ada.
Surya menjadi tersangka utama dalam kasus ini. Inspektur Rahman mencurigai Surya karena beberapa alasan. Pertama, Surya adalah orang pertama yang menemukan Riana setelah kejadian penembakan. Kedua, Surya memiliki motif untuk melakukan pembunuhan karena ia memiliki masalah keuangan yang serius dan Riana adalah pewaris tunggal kekayaan keluarga. Ketiga, Surya memiliki pistol yang sama dengan pistol yang digunakan dalam penembakan tersebut.
Namun, Surya membantah semua tuduhan tersebut. Ia bersikeras bahwa ia tidak bersalah dan ia sangat mencintai istrinya. Surya mengatakan bahwa ia adalah korban dari sebuah konspirasi yang dirancang untuk menjebaknya.
Inspektur Rahman tidak sepenuhnya percaya pada Surya. Ia terus melakukan penyelidikan dan mencari bukti-bukti lain yang dapat mengungkap kebenaran. Inspektur Rahman mewawancarai Maya dan Andre. Maya mengatakan bahwa ia sangat mencintai ibunya dan ia tidak percaya bahwa ayahnya mampu melakukan hal sekejam itu. Andre, di sisi lain, bersikap lebih skeptis terhadap ayahnya. Andre mengatakan bahwa ia memiliki hubungan yang buruk dengan ayahnya dan ia tidak akan terkejut jika ayahnya terlibat dalam kasus ini.
Inspektur Rahman juga mewawancarai Budi, satpam pribadi keluarga Hartono. Budi mengatakan bahwa ia tidak melihat atau mendengar apa pun yang mencurigakan pada malam kejadian. Namun, Inspektur Rahman merasa ada sesuatu yang disembunyikan oleh Budi.
Selama penyelidikan, Inspektur Rahman menemukan beberapa petunjuk yang mengarah pada seorang mantan karyawan Surya yang bernama Anton. Anton pernah dipecat oleh Surya karena melakukan penggelapan dana perusahaan. Anton memiliki dendam terhadap Surya dan ia mungkin saja merencanakan untuk membalas dendam dengan cara membunuh Riana.
ACT 3 (Climax)
Inspektur Rahman memutuskan untuk menangkap Anton. Namun, saat polisi hendak menangkap Anton, Anton mencoba melarikan diri. Terjadi pengejaran sengit antara polisi dan Anton. Akhirnya, polisi berhasil menangkap Anton setelah terjadi baku tembak.
Saat diinterogasi, Anton mengakui bahwa ia telah mengirimkan surat ancaman kepada Surya. Namun, Anton membantah bahwa ia telah melakukan percobaan pembunuhan terhadap Riana. Anton mengatakan bahwa ia hanya ingin menakut-nakuti Surya dan keluarganya.
Inspektur Rahman tidak percaya pada Anton. Ia yakin bahwa Anton adalah pelaku sebenarnya dalam kasus ini. Inspektur Rahman terus menginterogasi Anton sampai akhirnya Anton mengakui bahwa ia telah menyewa seorang pembunuh bayaran untuk membunuh Riana.
Anton mengatakan bahwa ia menyewa pembunuh bayaran tersebut karena ia tidak ingin tangannya sendiri kotor. Anton juga mengatakan bahwa ia memberikan imbalan yang besar kepada pembunuh bayaran tersebut.
Inspektur Rahman meminta Anton untuk menyebutkan nama pembunuh bayaran tersebut. Anton menyebutkan nama seorang pria yang dikenal sebagai "Si Topeng". Si Topeng adalah seorang pembunuh bayaran profesional yang sangat berbahaya dan sulit dilacak.
Inspektur Rahman memerintahkan anak buahnya untuk segera mencari dan menangkap Si Topeng. Setelah melakukan pencarian yang intensif, polisi akhirnya berhasil menemukan tempat persembunyian Si Topeng.
Polisi mengepung tempat persembunyian Si Topeng. Terjadi baku tembak yang sengit antara polisi dan Si Topeng. Akhirnya, Si Topeng berhasil dilumpuhkan dan ditangkap.
ACT 4 (Resolution)
Saat diinterogasi, Si Topeng mengakui bahwa ia telah menerima bayaran dari Anton untuk membunuh Riana. Si Topeng mengatakan bahwa ia telah merencanakan pembunuhan tersebut dengan sangat matang. Si Topeng juga mengatakan bahwa ia sengaja membuat seolah-olah Surya adalah pelakunya agar Anton tidak dicurigai.
Dengan tertangkapnya Anton dan Si Topeng, kasus percobaan pembunuhan Riana Hartono akhirnya terungkap. Surya Hartono dibebaskan dari segala tuduhan.
Riana Hartono berhasil selamat dari percobaan pembunuhan tersebut. Setelah menjalani perawatan intensif di rumah sakit, Riana akhirnya pulih sepenuhnya.
Keluarga Hartono kembali bersatu dan hidup bahagia. Surya belajar untuk lebih menghargai keluarganya dan ia berjanji untuk selalu melindungi mereka dari segala bahaya. Andre, yang sebelumnya memiliki hubungan yang buruk dengan ayahnya, akhirnya berbaikan dengan ayahnya. Maya, yang selalu menjadi penengah dalam keluarga, merasa lega karena semua masalah telah selesai.
Film berakhir dengan adegan keluarga Hartono sedang makan malam bersama. Mereka tertawa dan bercanda, menikmati kebersamaan mereka. Kebahagiaan mereka terasa lebih berarti setelah melewati masa-masa sulit yang hampir merenggut nyawa Riana. Mereka menyadari betapa berharganya keluarga dan betapa pentingnya untuk saling mencintai dan melindungi.
Artikel ini membantu Anda memahami film lebih dalam.