A Dollar Short For The Ferryman's Fee - Cerita Lengkap
A Dollar Short For The Ferryman's Fee
ACT 1 (Setup)
Film dibuka dengan pemandangan kota kumuh yang dilanda kemiskinan dan kejahatan. Sosok Elias, seorang pria paruh baya dengan wajah lelah dan bekas luka di sekujur tubuh, terlihat sedang berusaha mencuri roti untuk makan malam. Aksi pencuriannya gagal dan dia dikejar oleh pemilik toko yang marah. Elias berhasil lolos, namun hatinya semakin pilu melihat kondisi keluarganya yang kelaparan.
Di rumahnya yang reyot, Elias disambut oleh istrinya, Sarah, yang sakit parah dan kedua anaknya, Maya dan Daniel, yang kurus kering karena kekurangan gizi. Sarah membutuhkan obat yang mahal dan Elias merasa putus asa karena tidak memiliki uang. Dia teringat akan legenda lokal tentang Ferryman, sosok misterius yang akan membawa siapa pun menyeberangi Sungai Acheron menuju dunia lain, asalkan mereka memiliki satu dolar sebagai ongkos. Namun, legenda juga menyebutkan bahwa jika seseorang kekurangan satu sen pun, Ferryman akan menghantui mereka selamanya.
Elias kemudian mendatangi seorang rentenir bernama Silas, yang dikenal kejam dan tanpa ampun. Dia memohon pinjaman, menjanjikan akan membayarnya kembali dengan bunga yang tinggi. Silas setuju, namun dengan syarat yang mengerikan: Elias harus mencuri sebuah kalung berharga dari rumah Walikota yang korup. Elias awalnya menolak, namun demi menyelamatkan nyawa istrinya, dia terpaksa menyetujui kesepakatan itu.
ACT 2 (Conflict)
Elias mulai merencanakan pencurian kalung tersebut. Dia merekrut dua rekannya, Marcos, seorang mantan perampok, dan Isabella, seorang ahli menyamar. Mereka bertiga menyusun rencana yang rumit dan berbahaya, memanfaatkan kelemahan sistem keamanan rumah Walikota. Sementara itu, kondisi Sarah semakin memburuk dan Elias semakin tertekan oleh waktu.
Pada malam pencurian, Elias, Marcos, dan Isabella berhasil menyusup ke rumah Walikota. Mereka menghindari penjaga dan jebakan, hingga akhirnya mencapai brankas tempat kalung itu disimpan. Marcos berhasil membuka brankas, namun mereka dikejutkan oleh suara alarm. Penjaga mulai berdatangan dan mereka terpaksa melarikan diri dengan membawa kalung tersebut.
Dalam pengejaran yang menegangkan, mereka berhasil melarikan diri dari rumah Walikota, namun Marcos terluka parah. Mereka bersembunyi di sebuah gudang tua untuk merawat luka Marcos. Elias merasa bersalah atas apa yang terjadi pada Marcos dan berjanji akan membantunya setelah mereka menyelesaikan masalah ini.
Setelah menyerahkan kalung kepada Silas, Elias menerima uang pinjaman. Namun, Silas menipunya dan hanya memberikan 99 sen. Elias marah dan menyadari bahwa dia telah dijebak. Silas mengungkapkan bahwa dia telah merencanakan ini sejak awal dan ingin melihat Elias menderita. Elias berjanji akan membalas dendam.
ACT 3 (Climax)
Dengan hanya 99 sen di tangannya, Elias bergegas kembali ke rumahnya. Dia memberikan uang itu kepada Sarah, namun sudah terlambat. Sarah menghembuskan nafas terakhirnya di pangkuan Elias. Elias hancur dan menyadari bahwa dia telah kehilangan segalanya.
Dalam kesedihannya, Elias memutuskan untuk menyeberangi Sungai Acheron dan bergabung dengan istrinya di dunia lain. Dia pergi ke tepi sungai dan memanggil Ferryman. Sosok misterius itu muncul dengan perahunya yang suram. Ferryman meminta ongkos satu dolar. Elias memberikan 99 sen yang dimilikinya. Ferryman menolak dan memperingatkan Elias tentang konsekuensi jika dia mencoba menyeberang tanpa ongkos yang sesuai.
Elias mencoba membujuk Ferryman, namun tidak berhasil. Dia kemudian menyerang Ferryman dengan harapan bisa merebut perahunya. Terjadi perkelahian sengit antara Elias dan Ferryman. Elias terluka parah, namun dia terus berjuang dengan putus asa.
Tiba-tiba, Maya dan Daniel muncul di tepi sungai. Mereka telah mengikuti Elias dan menyaksikan perkelahian itu. Maya berlari ke arah Elias dan menyerahkan satu sen yang telah dia simpan selama ini. Elias menerima sen itu dan memberikannya kepada Ferryman.
ACT 4 (Resolution)
Ferryman menerima ongkos yang lengkap dan mempersilakan Elias naik ke perahunya. Namun, Elias menolak. Dia menyadari bahwa dia tidak bisa meninggalkan anak-anaknya sendirian di dunia yang kejam ini. Dia memutuskan untuk tetap hidup dan berjuang demi masa depan Maya dan Daniel.
Elias kembali ke kota dan menghadapi Silas. Dia berhasil mengalahkan Silas dan merebut kembali kalung yang telah dicuri. Dia kemudian menyerahkan kalung itu kepada pihak berwenang dan membuka kedok korupsi Walikota.
Elias akhirnya mendapatkan keadilan bagi keluarganya dan membersihkan nama baiknya. Dia menggunakan uang yang diperolehnya untuk membangun kehidupan baru bagi Maya dan Daniel. Mereka meninggalkan kota kumuh itu dan memulai kehidupan yang lebih baik di tempat yang baru. Elias tidak pernah melupakan Sarah, tetapi dia belajar untuk hidup kembali dan menemukan harapan di tengah kegelapan. Film berakhir dengan pemandangan Elias, Maya, dan Daniel berjalan bersama di bawah matahari terbenam, menuju masa depan yang lebih cerah.
Artikel ini membantu Anda memahami film lebih dalam.