ডিয়ার মা - Cerita Lengkap

Layar Bioskop
⏱️ 4 menit membaca

ডিয়ার মা dibuka dengan Shuvro, seorang anak laki-laki yatim piatu yang tinggal di panti asuhan. Shuvro sangat merindukan ibunya dan percaya bahwa suatu hari nanti ibunya akan datang menjemputnya. Meskipun hidup di panti asuhan sulit, Shuvro memiliki semangat yang tinggi dan selalu berusaha untuk menjadi anak yang baik. Dia berteman baik dengan anak-anak lain di panti asuhan, tetapi kerinduan akan ibunya tetap menjadi bagian besar dari dirinya. Shuvro sering menulis surat untuk ibunya, menceritakan tentang hari-harinya dan berharap agar ibunya membaca surat-surat itu.

ACT 1 (Setup)

Di panti asuhan, Shuvro adalah anak yang pekerja keras dan disukai oleh semua orang. Suatu hari, Shuvro melihat sebuah iklan di koran tentang lomba menulis surat untuk ibu. Shuvro memutuskan untuk mengikuti lomba tersebut dengan harapan jika dia menang, ibunya akan melihat namanya dan tahu bahwa dia mencarinya. Shuvro menulis surat yang sangat menyentuh hati tentang kerinduan, cinta, dan harapan kepada ibunya. Dia menuangkan seluruh perasaannya ke dalam surat itu, berharap bisa menyentuh hati ibunya.

Saat Shuvro mengirimkan suratnya, dia bertemu dengan seorang wanita misterius di jalan. Wanita itu tampak sedih dan Shuvro merasa kasihan padanya. Shuvro mencoba menghibur wanita itu, tetapi wanita itu hanya tersenyum pahit dan pergi. Shuvro merasa ada sesuatu yang aneh dengan wanita itu, tetapi dia tidak memikirkannya lebih jauh. Dia fokus pada lomba menulis surat dan berharap bisa memenangkannya.

ACT 2 (Conflict)

Shuvro memenangkan lomba menulis surat itu. Berita tentang kemenangannya menyebar dengan cepat dan banyak orang yang tersentuh oleh suratnya. Surat Shuvro diterbitkan di koran dan dibacakan di radio. Shuvro berharap ibunya akan melihat atau mendengar tentang kemenangannya dan segera datang menjemputnya.

Setelah kemenangannya, Shuvro menerima banyak surat dari orang-orang yang terinspirasi oleh ceritanya. Salah satu surat itu berasal dari seorang wanita yang mengaku sebagai ibunya. Shuvro sangat senang dan bersemangat. Dia sangat ingin bertemu dengan wanita itu dan memastikan apakah dia benar-benar ibunya. Shuvro memberitahu kepala panti asuhan tentang surat itu dan meminta izin untuk bertemu dengan wanita tersebut. Kepala panti asuhan setuju, tetapi mengingatkan Shuvro untuk berhati-hati karena tidak semua orang memiliki niat baik.

Shuvro bertemu dengan wanita itu di sebuah taman. Wanita itu sangat ramah dan penuh kasih sayang. Shuvro merasa nyaman berada di dekat wanita itu dan mulai percaya bahwa dia benar-benar ibunya. Wanita itu menceritakan tentang masa lalunya dan alasan mengapa dia harus meninggalkan Shuvro saat masih bayi. Shuvro mendengarkan dengan penuh perhatian dan memaafkan ibunya. Mereka berdua sangat bahagia bisa bertemu kembali.

Namun, kebahagiaan Shuvro tidak berlangsung lama. Kepala panti asuhan melakukan penyelidikan tentang wanita itu dan menemukan bahwa dia bukanlah ibu kandung Shuvro. Wanita itu adalah seorang penipu yang memanfaatkan ketenaran Shuvro untuk mendapatkan uang. Kepala panti asuhan memberitahu Shuvro tentang kebenaran itu dan Shuvro sangat terpukul. Dia merasa dikhianati dan kehilangan harapan untuk bertemu dengan ibunya.

ACT 3 (Climax)

Shuvro sangat marah dan kecewa dengan wanita penipu itu. Dia memutuskan untuk mencari wanita itu dan menanyakan alasannya. Shuvro pergi ke alamat yang diberikan oleh wanita itu, tetapi dia tidak menemukannya. Shuvro terus mencari wanita itu di seluruh kota, tetapi tidak berhasil.

Saat Shuvro hampir menyerah, dia bertemu dengan wanita misterius yang pernah dia temui di jalan. Wanita itu mengungkapkan bahwa dia tahu segalanya tentang wanita penipu itu. Wanita itu adalah mantan teman wanita penipu itu dan dia tahu bahwa wanita itu sedang mengalami kesulitan keuangan. Wanita itu setuju untuk membantu Shuvro menemukan wanita penipu itu.

Wanita misterius itu membawa Shuvro ke sebuah rumah kumuh di pinggiran kota. Di sana, mereka menemukan wanita penipu itu sedang sakit parah. Wanita penipu itu menyesali perbuatannya dan meminta maaf kepada Shuvro. Dia menjelaskan bahwa dia melakukan itu karena dia sangat membutuhkan uang untuk biaya pengobatan ibunya yang sakit.

Shuvro merasa kasihan pada wanita penipu itu. Dia memaafkannya dan berjanji akan membantunya. Shuvro menggunakan uang hadiah dari lomba menulis surat untuk biaya pengobatan ibu wanita penipu itu. Ibu wanita penipu itu akhirnya sembuh dan wanita penipu itu sangat berterima kasih kepada Shuvro.

ACT 4 (Resolution)

Setelah kejadian itu, Shuvro belajar untuk menerima kenyataan bahwa dia mungkin tidak akan pernah bertemu dengan ibu kandungnya. Namun, dia tidak kehilangan harapan untuk menemukan keluarga. Shuvro menyadari bahwa keluarga tidak harus selalu berarti hubungan darah. Keluarga bisa berarti orang-orang yang menyayangi dan mendukungnya.

Shuvro kembali ke panti asuhan dan melanjutkan hidupnya. Dia terus belajar dan bekerja keras untuk mencapai cita-citanya. Dia juga membantu anak-anak lain di panti asuhan dan menjadi panutan bagi mereka. Shuvro akhirnya menemukan kebahagiaan dan kedamaian dalam hidupnya.

Film ini berakhir dengan Shuvro dewasa yang sukses. Dia telah menjadi seorang penulis terkenal dan menggunakan tulisannya untuk menginspirasi orang lain. Shuvro masih sering mengunjungi panti asuhan dan membantu anak-anak yatim piatu. Dia tidak pernah melupakan masa lalunya dan selalu bersyukur atas apa yang telah dia capai. Shuvro akhirnya menemukan keluarga yang sebenarnya, yaitu orang-orang yang menyayanginya tanpa syarat.

Artikel ini membantu Anda memahami film lebih dalam.

📖 Lihat Selengkapnya