ది 100 - Cerita Lengkap
ACT 1 (Setup)
Bertahun-tahun setelah apokalips nuklir menghancurkan Bumi, umat manusia bertahan hidup di koloni luar angkasa yang dikenal sebagai The Ark. Sumber daya di Ark semakin menipis, menyebabkan hukum yang keras diterapkan, termasuk hukuman mati bahkan untuk pelanggaran kecil. Anak-anak di bawah umur dipenjara di "Sky Box" sampai mereka berusia 18 tahun, saat mereka dieksekusi.
Abigail Griffin, seorang dokter kepala, dan suaminya Jake, mencoba mengungkap kebenaran tentang kerusakan Ark. Jake berencana untuk mengungkapkan ke publik bahwa Ark kehilangan oksigen lebih cepat dari yang diperkirakan, yang akan menyebabkan hukum-hukum keras dibatalkan demi mencari solusi. Namun, kanselir Thelonius Jaha mengetahui rencana tersebut dan Jake dieksekusi karena pengkhianatan. Abigail terlibat, namun lolos dari hukuman mati dan dipenjara.
Clarke Griffin, putri Abigail, dipenjara karena membantu ayahnya mengungkap kebenaran. Sementara itu, Bellamy Blake menyelinap ke pesawat ruang angkasa dengan harapan bisa bergabung dengan penjaga setelah dia menembak Kanselir Jaha, meskipun dia diperintahkan oleh saudara perempuannya, Octavia, untuk tidak melakukannya.
Sebagai upaya terakhir untuk menentukan apakah Bumi layak huni, Kanselir Jaha mengirimkan seratus narapidana muda, termasuk Clarke, Bellamy, Octavia, Finn Collins, dan Wells Jaha (putra kanselir), ke permukaan Bumi dalam pesawat pendarat. Pesawat mendarat dengan keras, menyebabkan kerusakan dan melukai beberapa narapidana. Mereka menemukan bahwa Bumi telah pulih dan dapat mendukung kehidupan.
ACT 2 (Conflict)
Kelompok seratus narapidana mulai menjelajahi lingkungan sekitar dan berusaha untuk membangun peradaban baru. Clarke, dengan pengetahuan medisnya, secara alami menjadi pemimpin, bersama dengan Bellamy, yang memproklamirkan dirinya sebagai pemimpin setelah merobek konsol komunikasi yang bisa digunakan untuk menghubungi Ark, dengan alasan bahwa bebas dari Ark adalah yang terbaik.
Ketegangan muncul dalam kelompok. Bellamy dan anak buahnya mendorong anarki dan kebebasan tanpa aturan, sementara Clarke dan yang lain berusaha untuk membangun tata tertib dan mencari tempat yang aman. Finn Collins mendukung Clarke dan menjadi kekasihnya.
Mereka menemukan bahwa mereka tidak sendirian di Bumi. Grounders, manusia yang selamat dari apokalips dan beradaptasi dengan lingkungan yang keras, menganggap The 100 sebagai penyusup dan menyerang mereka. Grounders adalah pejuang yang brutal dan teritorial, dan mereka segera menjadi ancaman yang konstan bagi keselamatan The 100.
Wells Jaha, putra Kanselir yang dengan sengaja melakukan kejahatan agar dipenjara bersama Clarke untuk melindunginya, dibunuh oleh Charlotte, seorang gadis muda yang percaya bahwa Wells bertanggung jawab atas kematian orang tuanya. Kematian Wells meningkatkan ketegangan dan menyebabkan rasa tidak percaya dalam kelompok.
Clarke dan Bellamy akhirnya menyadari bahwa mereka harus bekerja sama untuk bertahan hidup. Mereka berusaha untuk menjalin perdamaian dengan Grounders, tetapi upaya mereka gagal. Grounders melancarkan serangan besar-besaran terhadap kamp The 100.
Sementara itu, di Ark, sumber daya semakin menipis. Kanselir Jaha dan para pemimpin lainnya menyadari bahwa mereka harus mengirim lebih banyak orang ke Bumi untuk bertahan hidup. Mereka mempersiapkan diri untuk meninggalkan Ark dan menuju ke Bumi.
ACT 3 (Climax)
Grounders menyerang kamp The 100. Banyak narapidana terbunuh atau terluka. Clarke dan Bellamy memimpin pertahanan, menggunakan taktik dan senjata yang mereka temukan. Mereka berhasil menahan serangan Grounders, tetapi mereka tahu bahwa itu hanya masalah waktu sebelum Grounders kembali.
Clarke menyadari bahwa satu-satunya cara untuk menghentikan Grounders adalah dengan menyerang mereka terlebih dahulu. Dia merencanakan serangan terhadap desa Grounders, dengan harapan bisa menakut-nakuti mereka dan memaksa mereka untuk bernegosiasi.
Bellamy awalnya menentang rencana Clarke, tetapi akhirnya setuju untuk membantunya. Mereka memimpin sekelompok narapidana menuju desa Grounders.
Serangan terhadap desa Grounders berhasil. Banyak Grounders terbunuh, dan sisanya melarikan diri. Clarke dan Bellamy menemukan bahwa Grounders memiliki pemimpin yang kuat bernama Anya.
Anya setuju untuk bernegosiasi dengan Clarke, tetapi dia merencanakan untuk mengkhianatinya. Anya mencoba membunuh Clarke, tetapi Clarke berhasil membela diri. Anya melarikan diri, dan Clarke menyadari bahwa perdamaian tidak mungkin tercapai.
The Ark mulai turun ke Bumi. Sebagian besar Ark berhasil mendarat, tetapi beberapa bagian hancur dalam atmosfer. Kanselir Jaha selamat dari pendaratan, tetapi dia terluka parah.
ACT 4 (Resolution)
Kedatangan Ark membawa lebih banyak masalah bagi The 100. Para dewasa mengambil alih kendali, dan mereka memiliki agenda mereka sendiri. Mereka berusaha untuk membangun masyarakat yang teratur dan beradab, tetapi mereka juga bersedia menggunakan kekerasan untuk mencapai tujuan mereka.
Clarke dan Bellamy menentang para dewasa. Mereka percaya bahwa The 100 harus memiliki suara dalam bagaimana masyarakat baru diatur. Mereka juga percaya bahwa perdamaian dengan Grounders adalah mungkin.
Para dewasa menangkap Clarke dan Bellamy dan menghukum mereka atas pengkhianatan. Mereka berencana untuk mengeksekusi mereka, tetapi The 100 bangkit membela mereka.
The 100 dan para dewasa terlibat dalam perang sipil. Perang berlangsung selama beberapa hari, dan banyak orang terbunuh. Akhirnya, Clarke dan Bellamy berhasil meyakinkan kedua belah pihak untuk menghentikan pertempuran.
Clarke dan Bellamy mengatur gencatan senjata antara The 100, para dewasa, dan Grounders. Mereka menyadari bahwa mereka semua harus bekerja sama untuk bertahan hidup di Bumi. Mereka memulai proses membangun masyarakat baru berdasarkan perdamaian dan keadilan.
Film berakhir dengan Clarke dan Bellamy berdiri bersama, menatap masa depan yang tidak pasti tetapi penuh harapan. Mereka tahu bahwa perjalanan mereka baru saja dimulai, tetapi mereka yakin bahwa mereka dapat mengatasi rintangan apa pun bersama-sama.
Artikel ini membantu Anda memahami film lebih dalam.