Совместное - Cerita Lengkap

Layar Bioskop
⏱️ 5 menit membaca

ACT 1 (Setup)

Film dimulai dengan pemandangan kota Moskow yang ramai. Kita diperkenalkan kepada Anya, seorang wanita muda yang bekerja sebagai arsitek. Dia ambisius, berbakat, tetapi juga merasa tertekan dengan pekerjaannya yang monoton dan kehidupan pribadinya yang sepi. Anya tinggal di apartemen kecil sendirian, dan interaksi sosialnya terbatas pada rekan kerja.

Di sisi lain, kita diperkenalkan kepada Boris, seorang pria yang lebih tua dengan kepribadian eksentrik. Boris adalah seorang seniman yang berjuang secara finansial, dia tinggal di sebuah studio yang berantakan, penuh dengan lukisan-lukisan yang belum terjual dan berbagai barang rongsokan. Boris memiliki pandangan hidup yang unik dan tidak konvensional, seringkali bertentangan dengan norma-norma masyarakat.

Anya dan Boris bertemu secara kebetulan di sebuah acara amal. Anya hadir mewakili perusahaannya, sementara Boris menyumbangkan salah satu lukisannya untuk dilelang. Pertemuan awal mereka tidak berjalan mulus. Anya menganggap Boris aneh dan agak mengganggu, sementara Boris merasa Anya terlalu kaku dan konservatif.

Beberapa hari kemudian, Anya menerima telepon dari pengacara. Dia diberitahu bahwa dia dan Boris adalah penerima manfaat dari wasiat yang aneh. Nenek buyut mereka, yang tidak pernah mereka kenal, meninggalkan sebuah apartemen yang luas di pusat kota Moskow kepada mereka berdua. Ada satu syarat: Anya dan Boris harus tinggal di apartemen itu bersama-sama selama satu tahun penuh agar mereka bisa mewarisinya secara penuh. Jika salah satu dari mereka pergi sebelum satu tahun, apartemen itu akan disumbangkan ke badan amal.

Anya sangat terkejut dengan berita ini. Dia tidak ingin berbagi apartemen dengan orang asing, apalagi seorang seniman eksentrik seperti Boris. Namun, kebutuhan akan ruang yang lebih besar dan lokasi sentral membuat Anya mempertimbangkan tawaran itu. Boris, di sisi lain, sangat gembira. Dia melihat ini sebagai kesempatan untuk memiliki studio yang layak dan mengubah hidupnya.

ACT 2 (Conflict)

Anya dan Boris pindah ke apartemen warisan itu. Awalnya, hubungan mereka sangat tegang. Anya mencoba mengatur apartemen dengan cara yang rapi dan teratur, sementara Boris mengisi ruangan dengan lukisan dan barang-barang anehnya. Mereka sering berdebat tentang kebersihan, privasi, dan perbedaan pandangan hidup.

Anya merasa frustrasi dengan kebiasaan Boris yang berantakan dan kecenderungannya untuk melanggar aturan. Boris merasa Anya terlalu terpaku pada pekerjaan dan tidak tahu bagaimana bersenang-senang. Mereka mencoba menetapkan batasan dan aturan untuk hidup bersama, tetapi selalu ada konflik.

Di tempat kerja, Anya sedang berjuang dengan proyek yang menantang. Dia merasa tertekan oleh bosnya dan rekan-rekan kerjanya yang kompetitif. Di luar tempat kerja, Boris mencoba membantu Anya untuk bersantai dan menikmati hidup. Dia mengajak Anya ke pameran seni, konser musik, dan berbagai acara sosial yang tidak pernah dia bayangkan sebelumnya.

Boris juga menghadapi tantangan dalam kariernya sebagai seniman. Dia berjuang untuk menjual lukisannya dan seringkali merasa putus asa. Anya, dengan latar belakang arsitekturnya, memberikan saran yang konstruktif dan membantu Boris mengembangkan gaya yang lebih komersial.

Seiring berjalannya waktu, Anya dan Boris mulai lebih memahami satu sama lain. Anya mulai menghargai pandangan hidup Boris yang unik dan kemampuannya untuk melihat keindahan dalam hal-hal sederhana. Boris mulai menghormati kecerdasan dan ambisi Anya. Mereka menemukan bahwa meskipun mereka sangat berbeda, mereka juga memiliki banyak kesamaan, seperti rasa kesepian dan kerinduan akan hubungan yang bermakna.

Mereka mulai bekerja sama untuk mengatasi masalah-masalah mereka. Anya membantu Boris mempromosikan karyanya dan mencari galeri yang tertarik untuk memamerkan lukisannya. Boris membantu Anya untuk melepaskan diri dari tekanan pekerjaannya dan menemukan kegembiraan dalam hidup.

ACT 3 (Climax)

Hubungan Anya dan Boris semakin dekat. Mereka mulai menghabiskan lebih banyak waktu bersama, berbagi cerita, dan saling mendukung. Mereka bahkan mulai mengembangkan perasaan romantis satu sama lain, meskipun mereka takut untuk mengakuinya.

Suatu malam, setelah minum anggur bersama, Anya dan Boris akhirnya saling mengungkapkan perasaan mereka. Mereka berciuman dan menghabiskan malam bersama. Namun, keesokan paginya, mereka berdua merasa canggung dan tidak yakin tentang apa yang harus dilakukan selanjutnya.

Anya takut bahwa hubungan romantis akan merusak persahabatan mereka dan membuat hidup bersama menjadi lebih sulit. Boris takut bahwa Anya akan meninggalkannya begitu dia mencapai tujuannya dan mewarisi apartemen.

Konflik internal mereka semakin memuncak ketika seorang kolektor seni kaya menawarkan untuk membeli semua lukisan Boris dengan harga yang sangat tinggi. Boris sangat gembira dan siap untuk menerima tawaran itu, tetapi Anya khawatir bahwa Boris hanya tertarik pada uang dan akan kehilangan jati dirinya sebagai seniman.

Mereka berdebat hebat tentang tawaran itu. Anya menuduh Boris menjual jiwanya, sementara Boris menuduh Anya tidak mendukungnya dan tidak menginginkannya untuk sukses. Mereka berpisah dengan marah dan tidak berbicara selama beberapa hari.

Anya merenungkan tindakannya dan menyadari bahwa dia telah salah menilai Boris. Dia menyadari bahwa dia mencintai Boris apa adanya dan dia tidak ingin dia berubah. Boris juga merenungkan tindakannya dan menyadari bahwa uang bukanlah segalanya. Dia menyadari bahwa dia mencintai Anya dan dia tidak ingin kehilangannya.

ACT 4 (Resolution)

Anya pergi ke studio Boris untuk meminta maaf. Dia mengatakan kepadanya bahwa dia mendukungnya dan dia ingin dia melakukan apa yang membuatnya bahagia. Boris mengatakan kepadanya bahwa dia mencintainya dan dia tidak ingin kehilangan dirinya.

Mereka berbaikan dan memutuskan untuk saling mendukung, apa pun yang terjadi. Boris akhirnya menerima tawaran dari kolektor seni, tetapi dia berjanji untuk tetap setia pada dirinya sendiri dan tidak mengubah gayanya.

Setahun telah berlalu, dan Anya dan Boris telah mewarisi apartemen bersama. Mereka memutuskan untuk terus tinggal bersama sebagai pasangan. Mereka telah belajar untuk menerima perbedaan satu sama lain dan saling mencintai apa adanya.

Film berakhir dengan pemandangan Anya dan Boris yang bahagia di apartemen mereka, dikelilingi oleh lukisan dan barang-barang aneh yang telah menjadi simbol dari hubungan mereka yang unik dan tidak konvensional. Mereka telah menemukan cinta dan kebahagiaan dalam tempat yang paling tidak terduga.

Artikel ini membantu Anda memahami film lebih dalam.

📖 Lihat Selengkapnya